Penyelundupan 135 Kg Sabu dari Thailand di Aceh Digagalkan, Diduga Berkaitan dengan Fredy Pratama

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 135 kilogram di Aceh. Barang haram tersebut diduga berasal dari Thailand dan masih berkaitan dengan jaringan gembong narkoba Fredy Pratama.

“Kami menerima informasi bahwa ada penyelundupan narkotika dari Thailand. Kemungkinan besar ini merupakan barang milik Fredy Pratama,” ujar Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Selasa (11/2/2025).

Mukti menegaskan bahwa Fredy Pratama masih aktif mengendalikan jaringan narkotika di Indonesia. Ia bahkan disebut telah mengubah pola komunikasi untuk menghindari pelacakan.

“Fredy masih mempertahankan jaringannya di Indonesia. Kami mendeteksi bahwa ia terus berupaya memperkuat sindikasi ini,” tambahnya.

Dalam penyelidikan lebih lanjut, kepolisian akan menerapkan strategi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) guna mengungkap aliran dana yang mengarah ke Fredy Pratama.

“Melalui TPPU, semua dapat terungkap. Kalau hanya menangkap pelaku di lapangan, mereka tidak akan mengaku. Namun, jika kita menelusuri rekening mereka, pasti ujungnya mengarah ke Fredy Pratama,” jelas Mukti.

Hingga saat ini, Fredy Pratama diyakini masih bersembunyi di Thailand dan mendapat perlindungan dari pihak tertentu. Polri pun terus berkoordinasi dengan otoritas Thailand untuk menangkapnya.

“Kami belum bisa menjangkau dia. Fredy adalah gembong besar yang sulit disentuh oleh pemerintah Thailand,” ungkap Mukti.

Fredy Pratama sendiri telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 2014. Polri telah membentuk Tim Khusus Escobar Indonesia untuk memburunya, bekerja sama dengan Kepolisian Thailand serta Drugs Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat.

Dalam operasi yang berlangsung pada 7 dan 8 Februari 2025, polisi menangkap empat warga Aceh yang diduga terlibat dalam penyelundupan ini. Mereka berinisial I, F, E, dan M, yang diamankan di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Lhoksukon.

“Para pelaku semuanya warga Indonesia, berasal dari Aceh. Saat ini, mereka telah diamankan,” terang Mukti.

Barang bukti yang berhasil disita dalam pengungkapan ini meliputi 135 bungkus sabu yang dikemas dalam teh China berlabel 999 dan 99, satu perahu mesin dua kepala, satu boat oskadon, satu unit ponsel satelit merek Thuraya, satu perangkat Garmin, lima unit ponsel Android, serta satu unit mobil Avanza hitam.

“Barang ini rencananya akan diedarkan ke kota-kota besar seperti Medan dan Jakarta,” tambahnya.

Saat ini, keempat tersangka telah ditahan di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. Mereka dijerat dengan Pasal 114, Pasal 112, dan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya adalah pidana mati atau minimal lima tahun penjara dengan denda Rp10 miliar.

Polri memastikan akan terus membongkar jaringan narkotika ini hingga ke akar-akarnya dan menangkap Fredy Pratama yang masih buron.




Kapolri dan Ketua PBNU Bahas Keberagaman serta Isu Kekerasan di Pendidikan

Jakarta._Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan Ketua PBNU Alissa Wahid dalam sebuah audiensi yang membahas berbagai isu kebangsaan, termasuk keberagaman dan kekerasan di lingkungan pendidikan.

Kapolri menegaskan komitmennya untuk menjaga keberagaman sebagai salah satu kekuatan utama bangsa Indonesia.

“Kami sangat senang dan berkomitmen untuk terus menjaga keberagaman serta toleransi, karena Indonesia adalah negara dengan masyarakat yang beragam. Keberagaman ini merupakan kekuatan yang harus terus kita jaga bersama,” ujar Kapolri usai pertemuan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Polri, termasuk Kabaintelkam Polri Komjen Syahardiantono, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Wakabareskrim Polri Irjen Asep Edi Suheri, Waastamaops Irjen Endi Sutendi, Kakor Binmas Irjen Edy Murbowo, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, serta Direktur Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPO) Brigjen Nurul Azizah.

Sementara itu, Ketua PBNU Alissa Wahid hadir bersama Wasekjen PBNU Mahrus Elmawa, Sekretaris Lakpesdam PBNU Ufi Ulfiah, Ketua LBH PP GP Ansor Dendy Zuhairil Finsa, serta pengurus RMI PBNU Ulun Nuha.

Kapolri menegaskan bahwa Polri akan mengambil langkah konkret dalam menindaklanjuti pembahasan terkait toleransi dan isu-isu strategis lainnya yang menjadi perhatian masyarakat.

“Oleh karena itu, kami akan melaksanakan kerja sama lanjutan terkait isu-isu yang menjadi perhatian NU dan berbagai pihak, termasuk aktivis yang peduli terhadap persoalan ini,” tegas Kapolri.

Dalam kesempatan yang sama, Alissa Wahid mengungkapkan bahwa salah satu isu utama yang dibahas adalah kekerasan di lembaga pendidikan. Menurutnya, PBNU tengah berupaya untuk meminimalisasi, menurunkan, bahkan memberantas kekerasan di sekolah, madrasah, dan pesantren.

“Isu kekerasan di lembaga pendidikan menjadi perhatian utama kami di PBNU. Kami telah mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi hal ini,” ujar Alissa.

Alissa juga menekankan pentingnya dukungan dari Polri dalam menangani kekerasan di pesantren, sekaligus mengatasi persoalan radikalisme yang masih menjadi ancaman di masyarakat.

“Radikalisme masih menjadi isu yang perlu diwaspadai, karena bertentangan dengan semangat hubbul wathan minal iman yang dipegang oleh NU. Kami bersyukur dapat berdiskusi secara mendalam dan berbobot dengan Bapak Kapolri,” tambahnya.

Pertemuan ini menegaskan sinergi antara Polri dan PBNU dalam menjaga persatuan bangsa, serta mengatasi berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat.




Pelajar Meninggal Tenggelam di Sungai Manunggul: Polsek Sungai Durian Tingkatkan Edukasi Keselamatan

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Seorang pelajar berusia 15 tahun, Intan Yulia Putri, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran Sungai Manunggul Km. 18, Desa Rantau Buda, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru. Kejadian ini terjadi pada Selasa, 11 Februari 2025, sekitar pukul 17.00 WITA. Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa setelah terbawa arus sungai yang deras.

Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K melalui Kapolsek Sungai Durian IPTU Tri Wibawa menyampaikan “Menurut laporan saksi, kejadian bermula ketika Intan bersama dua temannya, Andik Fajrian dan Kesya Farida Nurliani, bermain di sungai tersebut. Intan dan Andik mandi di pinggir sungai, sementara Kesya hanya menunggu di pinggir. Sekitar 30 menit kemudian, Intan dan Andik mencoba menyeberang untuk mendatangi Kesya yang berada di atas batu. Namun, keduanya terbawa arus menuju pusaran air. Andik berhasil menyelamatkan diri, tetapi Intan tidak dapat melawan arus dan hanyut”.

Saksi ketiga, Supriyono, yang mendengar teriakan minta tolong, segera datang membantu. Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil karena arus sungai yang kuat dan kedalaman pusaran air yang mencapai 3-4 meter. Intan akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa sekitar pukul 17.00 WITA dan dibawa ke rumah untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dokter dari Puskesmas Sungai Durian memeriksa korban dan menyatakan bahwa Intan meninggal dunia akibat tenggelam tanpa adanya tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuhnya. Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.

Atas kejadian ini Polsek Sungai Durian, akan melakukan sosialisasi lebih intensif kepada masyarakat, terutama di daerah-daerah yang rawan seperti Sungai Manunggul. “Kami juga akan bekerja sama dengan pihak sekolah dan pemerintah setempat untuk memberikan pemahaman tentang risiko bermain di sungai,” ujar Kapolsek.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Masyarakat diharapkan lebih waspada dan selalu memprioritaskan keselamatan, terutama saat berada di dekat sungai atau daerah berair,” tambah Kapolsek.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian darurat kepada pihak berwajib agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

(,Humas Polres Kotabaru).




Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kunjungi Pos Brimob di Oksibil dan Serambakon, Berikan Motivasi kepada Personel

Oksibil – Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., melakukan kunjungan kerja ke dua pos Brimob di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Selasa (11/2). Ia mengunjungi Pos Brimob Kotaraja di Distrik Serambakon dan Pos RRI Brimob Operasi Damai Cartenz di Oksibil. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan motivasi, mengevaluasi kondisi lapangan, serta mempererat sinergi antara personel keamanan dan masyarakat setempat.

Dalam kunjungan ke Pos Brimob Kotaraja, Kombes Pol Yusuf Sutejo didampingi oleh Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Anto Seven, S.I.K., M.H. Ia mengapresiasi dedikasi personel yang bertugas di wilayah dengan tantangan geografis berat.

“Kami sangat menghargai pengabdian rekan-rekan di sini yang tetap bersemangat menjalankan tugas meski dihadapkan pada medan yang sulit. Keamanan dan ketertiban di Pegunungan Bintang sangat bergantung pada kerja keras kalian,” ujar Yusuf Sutejo dalam arahannya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan harmonis dengan masyarakat. “Keberhasilan kita dalam menjaga keamanan tidak lepas dari peran serta warga. Jalin komunikasi yang baik dengan mereka, karena sinergi ini akan memperkuat stabilitas di daerah ini,” tambahnya.

Selanjutnya, Kasatgas Humas dan Kapolres melanjutkan kunjungan ke Pos RRI Brimob Ops Damai Cartenz di Oksibil. Di sana, mereka meninjau fasilitas pos serta mendengarkan langsung aspirasi personel.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Yusuf kembali menekankan bahwa tugas yang diemban personel bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga pengabdian kepada negara. “Kalian adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan di wilayah ini. Tantangan di lapangan memang besar, tetapi kita harus tetap solid dan beradaptasi dengan kondisi yang ada,” tegasnya.

Ia juga mendorong personel untuk memanfaatkan teknologi dalam menjalankan tugas. “Kondisi lapangan yang dinamis menuntut kita untuk kreatif dan fleksibel. Gunakan sumber daya yang ada secara maksimal dan jangan ragu untuk melaporkan kendala kepada pimpinan,” katanya.

Menutup kunjungan, Kasatgas Humas berpesan agar personel tetap menjaga kesehatan dan kebugaran. “Fisik dan mental yang prima adalah modal utama dalam menjalankan tugas. Jaga kondisi tubuh dan tetap semangat demi keamanan wilayah kita,” pungkasnya.

Diharapkan, kunjungan ini dapat memberikan dorongan semangat bagi personel serta memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, sehingga situasi kondusif di Pegunungan Bintang tetap terjaga.




Harumkan Nama Indonesia, Anggota Polri Ikuti Police Academy Exchange Program di UEA

Jakarta – AKP Muhammad Yogie Pratama, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., anggota Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, terpilih sebagai perwakilan Indonesia dalam Police Academy Exchange Program yang diselenggarakan di Abu Dhabi Police College, Uni Emirat Arab (UEA). Program ini diikuti oleh 53 anggota kepolisian dari 30 negara.

Program pelatihan ini diselenggarakan oleh International Association of Chiefs of Police (IACP) bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri UEA dan berlangsung selama empat bulan.

Dalam program ini, peserta akan mendapatkan pelatihan yang mencakup berbagai aspek kepolisian, di antaranya:

– Ilmu hukum dan kepolisian

– Keamanan dan administrasi kepolisian

– Pelatihan unit khusus (specialized unit)

– Latihan baris-berbaris dan fisik

– Latihan menembak

Program ini bertujuan sebagai studi banding ilmu kepolisian antarnegara, khususnya antara negara penyelenggara dengan negara peserta.

Menteri Dalam Negeri UEA, Saif bin Zayed Al Nahyan, mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan ini.

“Saya mengucapkan selamat kepada semua lulusan serta keluarga mereka atas prestasi ini. Saya mendoakan mereka sukses dalam melayani negara dan masyarakat dengan kepemimpinan yang bijaksana, dedikasi, dan ketulusan,” ujarnya pada Selasa (11/2/25).

Di sisi lain, Kadiv Hubinter Polri, yang diwakili oleh Kabagkembangtas Kombes Pol. Priyo Waseso, S.Si., M.P.P., menyatakan bahwa program ini berperan penting dalam memperkenalkan Polri di kancah internasional.

“Melalui kegiatan pertukaran perwira ini, Polri dapat mengembangkan jaringan dengan kepolisian internasional, yang akan memudahkan koordinasi dalam mengatasi kejahatan lintas negara. Diharapkan, ke depan Polri terus mengirimkan perwakilan dalam program ini,” jelasnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan Polri semakin dikenal di tingkat global dan dapat memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan internasional.




AIPDA Wayan Agus Mulyono Bhabinkamtibmas Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Pantai Baru

Polres Kotabaru Polda Kalsel _AIPDA Wayan Agus Mulyono, Bhabinkamtibmas Desa Pantai Baru, Polsek Pulau Laut Tengah, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui inisiatif “Pekarangan Pangan Bergizi”. Pada Rabu (12/2/2025) pukul 09.00 WITA, AIPDA Wayan mengunjungi Dewi Yulianti, S.Pd., warga RT.07/RW.02 Desa Pantai Baru, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru, untuk memantau perkembangan program tersebut.

Dewi Yulianti, pemilik lahan pekarangan seluas 10 x 20 meter persegi, telah memanfaatkan lahannya untuk menanam berbagai jenis sayuran. Dalam 20 hari terakhir, ia telah melakukan penyemaian tunas dan perawatan tanaman secara intensif. Namun, dengan meningkatnya intensitas musim hujan, tanaman berisiko mengalami kerusakan akar dan pertumbuhan terhambat akibat kelebihan air. Hal ini dapat berpotensi menyebabkan gagal panen jika tidak dilakukan perawatan yang lebih optimal.

AIPDA Wayan memberikan pendampingan dan edukasi kepada Dewi Yulianti serta warga setempat tentang cara merawat tanaman secara efektif, terutama di musim penghujan. “Kami ingin memastikan bahwa program ini tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat. Perawatan yang tepat sangat penting untuk mencegah kerusakan tanaman dan memastikan ketahanan pangan,” ujar AIPDA Wayan.

Program “Pekarangan Pangan Bergizi” yang diluncurkan oleh Polri bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan gizi masyarakat. Melalui program ini, Bhabinkamtibmas hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan dan pengetahuan tentang pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal. Program ini juga sejalan dengan upaya Polri untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung suksesnya Asta Cita.

(Humas Polres Kotabaru )




Sat Binmas Polres Kotabaru Jalin Silaturahmi dengan Klenteng An Hwa Tian dalam Rangka Perayaan Cap Go Meh 2025

Polres Kotabaru Polda Kalsel – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Kotabaru melaksanakan kegiatan silaturahmi kamtibmas di Klenteng An Hwa Tian, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Kotabaru Hilir, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut perayaan Cap Go Meh 2025 yang jatuh pada hari Rabu, 12 Februari 2025, pukul 08.30 WITA.

Dalam kunjungan tersebut, Kasat Binmas Polres Kotabaru, IPTU Mujiyanto, didampingi oleh tiga anggota staf Sat Binmas. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan pengurus dan jemaat Klenteng An Hwa Tian, serta menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

IPTU Mujiyanto menyampaikan pesan kamtibmas kepada pengurus klenteng agar selalu waspada terhadap orang-orang yang masuk ke area klenteng. “Jika terlihat orang asing, dekati dan sapa dengan ramah. Apabila ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan ke Polres Kotabaru,” ujarnya. Pesan ini disampaikan guna menjaga keamanan dan kenyamanan jemaat serta masyarakat sekitar selama perayaan Cap Go Meh.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan keharmonisan komunikasi antara kepolisian dengan pengurus Klenteng An Hwa Tian, yang diwakili oleh Bapak Jony Kamitono. Diharapkan, hubungan yang baik ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat klenteng serta masyarakat sekitar.

Jony Kamitono, selaku pengurus Klenteng An Hwa Tian, menyambut baik kunjungan Sat Binmas Polres Kotabaru. Ia juga menginformasikan bahwa pada malam hari akan digelar pertunjukan Barongsai di depan Klenteng An Hwa Tian sebagai bagian dari rangkaian perayaan Cap Go Meh. “Kami berharap acara ini dapat berjalan lancar dan meriah, serta dihadiri oleh masyarakat luas,” ujar Jony.

Polres Kotabaru melalui Sat Binmas menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan, termasuk perayaan Cap Go Meh. Dukungan ini diwujudkan melalui pengamanan dan pendampingan agar kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Dengan adanya silaturahmi ini, diharapkan tercipta sinergi yang baik antara kepolisian dan masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Cap Go Meh 2025.
(Humas Polres Kotabaru).




Dua Warga Kotabaru Ditangkap Satresnarkoba Polres kotabaru dengan Barang Bukti Sabu

Polres Kotabaru Polda Kalsel _ Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kotabaru berhasil menangkap dua orang tersangka dalam kasus pengedaran narkotika jenis sabu-sabu. Penangkapan ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa pelaku kerap melakukan peredaran narkotika di wilayah tersebut. Kejadian ini berlangsung pada Sabtu, 1 Februari 2025, sekitar pukul 02.00 WITA, di Jalan Raya Berangas km 2,5, RT 010 RW 0, Desa Batuah, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.

Dua tersangka yang ditangkap adalah RH (33 tahun) dan MR (21 tahun). RH, warga Jalan Manipuri RT 021 RW 005, Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulau Laut Utara, diketahui berprofesi sebagai pedagang. Sementara itu, Ipan, warga Jalan Sisingamangaraja RT 001 RW 000, Kelurahan Kotabaru Hilir, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, tercatat sebagai pengangguran.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti, di antaranya:4 (empat) paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,90 gram dan berat bersih 0,50 gram, 1 (satu) buah handphone merk Vivo warna hitam, 1 (satu) buah spidol, 1 (satu) buah gunting dan 4 (empat) buah double tip.

Kedua tersangka diduga melanggar Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan ke Satresnarkoba Polres Kotabaru untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Kotabaru AKBPDoliM. Tanjung, S.I.K, melalui Kasat Resnarkoba IPTU Sidik Martujet, mengimbau masyarakat untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika. “Kami mengapresiasi peran serta masyarakat dalam membantu upaya pemberantasan narkoba di wilayah ini. Mari bersama-sama menjaga lingkungan kita dari bahaya narkotika,” ujarnya.

Operasi ini merupakan bagian dari upaya Polres Kotabaru dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Diharapkan, penangkapan ini dapat menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang masih terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut.

(Humas Polres Kotabaru).




Polres Kotabaru Dukung Asta Cita Prabowo-Gibran, Optimalkan Pekarangan Pangan Bergizi

Polres Kotabaru Polda Kalsel  – Polres Kotabaru mendukung program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui optimalisasi Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dan pemanfaatan lahan produktif. Pada Senin, 10 Februari 2025, anggota Polsek Pulau Laut Timur mengunjungi Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera di Desa Kulipak, Kecamatan Pulau Laut Timur, untuk memantau perkembangan program P2B.

Selama seminggu terakhir, KWT Sejahtera telah melakukan panen dan pemasaran hasil pertanian, dilanjutkan dengan penyemaian dan pemeliharaan bibit sayuran. Program ini didukung oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik sebesar Rp 50 juta dari Dinas Pertanian tahun 2024.

Bhabinkamtibmas juga memberikan pendampingan kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan musim penghujan yang dapat merusak tanaman. Kehadiran mereka diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

#swasembadapangan #ketahananpangan #polrimendukungketahananpangan #polisicintapetani #Kotabaru #kalsel




Satresnarkoba Polres Kotabaru Tangkap Pengedar Sabu di Kelumpang Hilir

Polres Kotabaru Polda Kalimantan Selatan – Satresnarkoba Polres Kotabaru berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di Desa Serongga, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Selasa (28/1/2025) sekitar pukul 18.00 Wita.

Kasat Resnarkoba Polres Kotabaru menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan seorang pria bernama Muslianto alias Imus (35), warga Desa Serongga.

Dalam penggeledahan, petugas menemukan tujuh paket sabu dengan berat bersih 7,98 gram, satu pack plastik klip kosong, satu unit ponsel iPhone hitam, satu sendok plastik, satu timbangan digital, serta dua buah spion mobil.

Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Kotabaru. Ia juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba.

“Saya mengapresiasi kerja keras anggota di lapangan dan juga peran serta masyarakat dalam memberantas narkotika. Kami akan terus melakukan upaya maksimal untuk menindak para pelaku peredaran narkoba di Kotabaru,” ujar Kapolres.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Kotabaru guna proses hukum lebih lanjut. Polisi akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba di wilayah tersebut.