Sat Lantas Polres Kotabaru Laksanakan Program “Police Goes to School “

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Selasa, 7 Januari 2025 – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotabaru melaksanakan program “Police Goes to School” di SD Negeri Batuah 2 Kotabaru. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang keselamatan berkendara.

Kegiatan yang dipimpin oleh Kanit Kamsel Sat Lantas IPDA Wahyu Bagus Pratama, SH. MH. Ini selain Sosialisasi keselamatan berkendara juga Pengenalan rambu-rambu lalu lintas dan Cara berkendara yang baik dan benar serta penekanan Pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K. melalui Kasat Lantas Polres Kotabaru AKP Denny Maulana, S.Tr.K. berharap melalui kegiatan ini akan meningkatkan kesadaran siswa tentang keselamatan berkendara dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas serta membentuk generasi yang peduli keselamatan berlalu lintas.

(Humas Polres Kotabaru).




Kiprah Aiptu Agus Riyanto Agar Anak-anak Pemulung Bisa Sekolah

Bhabinkamtibmas Srengseng Polsek Kembangan, Jakarta Barat, Aiptu Agus Riyanto, mendirikan sekolah di tengah permukiman kumuh kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Sekolah ini gratis untuk anak-anak setempat yang mayoritas dari keluarga pemulung barang bekas.
“Jadi kami sebagai Bhabinkamtibmas mendirikan sekolah untuk anak-anak yang putus sekolah slum area, daerah kumuh, dan mereka ini anak-anak yang tidak punya kesempatan untuk sekolah formal. Kemudian kita dirikan sekolah, kita ajarkan mereka agar ke depan mereka bisa mendapatkan ijazah dan bisa berguna untuk mencari pekerjaan,” kata Aiptu Agus dalam sebuah video yang diterima detikcom, Selasa (7/1/2025).
Pria yang sudah menjadi polisi sejak tahun 1998 ini sudah empat bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Kembangan. Sekolah yang dibangun Agus sejak empat tahun lalu itu hasil dari dirinya mendengar dan melihat masalah warga setempat.
“Sebagai Bhabinkamtibmas yang tugas kesehariannya selalu interaksi dengan masyarakat, kita melihat apa yang ada di masyarakat itu. Saya temukan setiap hari banyak anak-anak yang usia sekolah tapi tidak bersekolah, mereka membantu orang tuanya mengumpulkan barang-barang bekas,” ucapnya.

Awalnya Agus hanya mengumpulkan anak-anak yang tidak sekolah, lalu diberikan pembelajaran di sebuah gubuk kosong. Namun seiring berjalannya waktu, animo anak-anak setempat untuk belajar bersama Agus semakin tinggi. Akhirnya, Agus berinisiatif mendirikan Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Maju Bersama di Jalan Sawah Balong, Srengseng.
“Usia anak yang belajar usia 4 tahun sampai dengan 13 tahun. Jumlahnya sekitar 80 anak. Jadi anak-anak peserta dididik kita ada di sekitar slum area. Ada Paud atau TPA setingkat TK, ada juga PKBM atau sekolah paket untuk anak-anak yang memang putus sekolah atau tidak bisa melanjutkan sekolah formal,” jelas Agus.

“Untuk peserta didik yang sekolah paket maupun TPA ini semuanya gratis. Untuk operasional swadaya kita bersama, kita dengan elemen masyarakat sekeliling yang memang mendukung kegiatan kita,” tambahnya.
Agus tidak memungut biaya dari anak-anak setempat untuk bisa belajar di sekolah tersebut. Namun, kata Agus, anak-anak yang sekolah paket perlu mengumpulkan botol-botol bekas minuman setiap dua minggu sekali untuk dijual yang hasil penjualannya akan dipakai untuk operasional sekolah tersebut.

“Jadi sekolah ini memang di tempat sampah, jadi sampah yang ada di sini kita manfaatkan, bukan dibuang sia-sia, tapi kumpulkan untuk kelangsungan sekolah di sini. Guru-guru dari relawan yang memang sudah cukup lama dalam program ini,” ujarnya.

Hingga kini, operasional sekolah itu berjalan dengan baik. Sesekali Agus juga mengajar di sekolah tersebut ketika senggang bertugas di Polsek Kembangan.




Kisah Aipda Julianto Pane: Awalnya Belajar Ngaji Berujung Bikin Pesantren

 

Aipda Julianto Pane mengabdikan diri menjadi polisi sekaligus dai. Kanit Binpolmas Polres Gayo Lues, Aceh, ini juga mendirikan pesantren untuk melayani pendidikan bagi masyarakat sekitarnya.
Julianto mendirikan Pondok Pesantren Ruhul ‘Azam mulai pekerjaan tahun 2008 dan diresmikan pada 2009. Menurut Julianto, pesantren ini awalnya didirikan saat dirinya dan rekan-rekan sesama anggota Polri memiliki keinginan untuk belajar mengaji dan belajar zikir.

“Sehingga mereka kawan-kawan kita datang ke rumah. Karena rumah keadaannya waktu itu tidak memungkinkan atau terlalu kecil, seiring dengan bertambahnya jamaah, maka kami mengambil pondok pesantren untuk menjadi tempat kami berkumpul mendirikan pengajian. Sehingga kami dirikan pertama pengajian, kemudian didirikan rumah,” kata pria yang kerap dipanggil Ustaz Pane dalam video yang diterima detikcom, Senin (6/1/2025).
Setelah 15 tahun berdiri, Pesantren Ruhul ‘Azam banyak mengalami perkembangan. Hingga kini, pesantren ini telah terintegrasi dengan sekolah formal di bawah Kementerian Agama, yaitu madrasah ibtidaiah (MI), madrasah tsanawiah (MTs), dan madrasah aliyah (MA).

“Dalam kurikulumnya kita juga masukan pelajaran kitab kuning, bahasa Arab, bahasa Inggris, kemudian juga di dalamnya menjadi program unggulan yaitu tahfiz Qur’an, dan juga untuk membina akhlak, kita juga masukan pelajaran tasawuf,” ucapnya.

Aipda Julianto Pane mengabdikan diri menjadi polisi sekaligus dai. Kanit Binpolmas Polres Gayo Lues, Aceh, ini juga mendirikan pesantren untuk melayani pendidikan bagi masyarakat sekitarnya.
Julianto mendirikan Pondok Pesantren Ruhul ‘Azam mulai pekerjaan tahun 2008 dan diresmikan pada 2009. Menurut Julianto, pesantren ini awalnya didirikan saat dirinya dan rekan-rekan sesama anggota Polri memiliki keinginan untuk belajar mengaji dan belajar zikir.

“Sehingga mereka kawan-kawan kita datang ke rumah. Karena rumah keadaannya waktu itu tidak memungkinkan atau terlalu kecil, seiring dengan bertambahnya jamaah, maka kami mengambil pondok pesantren untuk menjadi tempat kami berkumpul mendirikan pengajian. Sehingga kami dirikan pertama pengajian, kemudian didirikan rumah,” kata pria yang kerap dipanggil Ustaz Pane dalam video yang diterima detikcom, Senin (6/1/2025).

Anak Bos Rental Mobil Ngaku Sempat Ditodong Pistol Sebelum Ayahnya Ditembak
Setelah 15 tahun berdiri, Pesantren Ruhul ‘Azam banyak mengalami perkembangan. Hingga kini, pesantren ini telah terintegrasi dengan sekolah formal di bawah Kementerian Agama, yaitu madrasah ibtidaiah (MI), madrasah tsanawiah (MTs), dan madrasah aliyah (MA).

“Dalam kurikulumnya kita juga masukan pelajaran kitab kuning, bahasa Arab, bahasa Inggris, kemudian juga di dalamnya menjadi program unggulan yaitu tahfiz Qur’an, dan juga untuk membina akhlak, kita juga masukan pelajaran tasawuf,” ucapnya.
Julianto menyebut sudah banyak alumni dari Pesantren Ruhul ‘Azam. Menurutnya, para alumni pesantren ini ditugaskan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat sekitar. Dia memastikan tidak memungut biaya sepeser pun ke masyarakat.

“Jadi anak anak kita yang sudah tamat MA dia itu mengabdi di sekeliling masyarakat. Mereka kita antar ke tempat ke mereka mengabdi mengajar ngaji ke anak-anak, dan juga mereka itu akan kita jemput. Jadi pihak pesantren antar-jemput untuk memudahkan mereka dalam mengajar dan kita tidak mengutip dana apa-apa terhadap masyarakat,” ujar Julianto.

Dia berharap pendidikan pesantren dapat mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan memiliki keterampilan. Selain itu, pelatihan wiraswasta untuk santri dan ceramah agama yang bersinergi dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi langkah konkret dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan harmonis.




Aipda Andi Ikbal, Polisi Pejuang Literasi untuk Anak-anak Salebba Bone

Aipda Andi Ikbal Rosani mendapat motor dinas dari Polri karena bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Salebba, Polsek Ponre, Kabupaten Bone. Ikbal memodifikasi motor dinasnya itu untuk dijadikan perpustakaan keliling.
“Saya mendapatkan pembagian kendaraan dinas dari Polri itu sepeda motor Bhabinkamtibmas untuk saya gunakan di desa binaan. Motor ini saya sulap supaya bisa menampung buku-buku untuk saya bagikan di desa binaan untuk anak-anak,” kata Ikbal dalam video yang diterima detikcom, Senin (6/1/2025).

“Jadi kalau modifikasi cuma sedikit, kadang saya gunakan rak buku di samping kiri dan kanan. (sekarang) Sudah ada boks bagasi dari dinas untuk saya pergunakan,” tambahnya.

Ikbal mengatakan ide untuk membuat program perpustakaan keliling datang karena keresahannya saat COVID-19 tahun 2020. COVID-19 berdampak terhadap banyak sekolah yang memberlakukan pembelajaran daring, tapi sinyal internet di tempatnya bertugas itu sangat tidak memadai.

“Di sini jangankan HP, sinyal pun tidak ada, oleh karena itu saya tergerak untuk memberikan perpustakaan keliling, menyambangi anak-anak yang membutuhkan belajar di waktu pandemi itu,” ucapnya.
Ikbal menyediakan sejumlah buku bacaan, buku pelajaran, hingga komik untuk dibaca anak-anak di kampung yang dikunjunginya. Menurutnya, operasional perpustakaan keliling itu ditanggung sendiri oleh dirinya.

“Dari Polsek Ponre itu ke desa binaan itu berjarak sekitar 10 km, perjalanan tidak cukup panjang tapi jalanan yang berbatu, berlumpur itu yang menyulitkan saya sampai ke desa binaan,” ujar Ikbal.

Dia mengaku menyisihkan sedikit gajinya untuk membeli buku atau memperbaiki buku yang rusak. Ikbal juga sesekali menerima bantuan dari rekan-rekannya sesama polisi yang dipakai untuk operasional programnya tersebut.

“Dulu anak-anak di sana takut seragam dinas, tapi alhamdulillah ketika saya bertugas di sana sebagai bhabinkamtibmas sekitar 7 tahun, alhamdulillah anak-anak sudah terbuka, sudah akrab kepada polisi kepada TNI,” katanya.
Selain perpustakaan keliling, Ikbal juga menggagas program Warung Keliling. Program itu bekerja sama dengan kepala desa dan beberapa pemilik warung di Desa Salebba. Ikbal menitipkan beberapa buku di warung agar anak-anak datang ke warung tidak hanya untuk jajan, tapi juga bisa sambil membaca.

“Saya di Desa Salebba itu sudah mendirikan 3 warung literasi di mana ini hadir di setiap dusun di Desa Salebba. Jadi warung-warung mereka saya padati dengan buku supaya anak-anak bisa langsung gampang membaca dan meminjam buku di warung yang kami sediakan,” ucap Ikbal

Menurut Ikbal, anak-anak merasa senang dengan program Warung Literasi tersebut. Ikbal menyebut anak-anak bisa jajan sambil meminjam buku untuk dibaca di tempat.

“Kemarin ada salah satu anak yang memberitahukan kepada saya ‘di sini enak sekali pak,6 kami bisa baca buku sambil ngemil’. Artinya mereka bisa membeli jajan yang ada dan pemilik warung juga gembira karena didatangi anak-anak untuk berbelanja sambil membaca,” imbuhnya.




Polres Kotabaru Sosialisasikan Penerimaan Peserta Didik Baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Polres Kotabaru Polda Kalsel, 6 Januari 2025 – Polres Kotabaru melaksanakan sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang proses penerimaan siswa baru.

Kegiatan Sosialisasi dengan Koordinasi dengan Kepala Sekolah SMPN 1 Kotabaru, Penayangan videotron di depan Pasar Limbur Kotabaru dan Pemasangan spanduk di Polsek Pulau Laut Barat, Selatan, Timur dan Kelumpang Utara serta Pembagian brosur oleh Bhabinkamtibmas.

Kepala Sekolah SMPN 1 Kotabaru, Rusdiansyah, S.Pd., berkomitmen menjadwalkan sosialisasi di Aula SMPN 1, mengumpulkan siswa berprestasi dan orang tua untuk memperluas pemahaman tentang PPDB SMA Taruna Kemala Bhayangkara.

Kaoolres Kotabaru AKBP  Doli. Tanjung, S.I.K  melalui Kasi Humas Polres Kotabaru IPTU Agus Riyanto menjelaskan, Penerimaan Peserta Didik Baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara akan dibuka hingga 22 Januari 2025. “Jadi masih ada kesempatan bagi calon lulusan  SMP yang berprestasi dan berminat untuk segera mendaftarkan diri secara daring atau bisa datang langsung ke bagian SDM Polres Kotabaru “. Pungkas Kasi Humas.

(Humas Polres Kotabaru).




Polres Kotabaru Sosialisasikan PPDB SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Polres Kotabaru Polda Kalimantan Selatan – 3 Januari 2025 Polres Kotabaru melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) melaksanakan kegiatan sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara untuk tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat sore, pukul 15.00 WITA, dengan fokus menyebarluaskan informasi kepada masyarakat Kabupaten Kotabaru.

Sebagai bagian dari upaya sosialisasi, Polres Kotabaru menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru untuk menayangkan informasi PPDB melalui videotron yang terletak di depan kawasan Siring Laut Kotabaru. Hal ini dilakukan untuk menjangkau masyarakat secara luas dan menarik minat sebanyak mungkin calon peserta didik.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Paur Dalpers Bag SDM Polres Kotabaru bersama personel Bag SDM lainnya. Menurut Kabag SDM Polres Kotabaru, langkah ini bertujuan memberikan kemudahan akses informasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat Kotabaru memiliki kesempatan yang sama dalam mengikuti proses pendaftaran.

Polres Kotabaru berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan berkualitas, serta menarik minat generasi muda untuk bergabung di SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

(Humas Polres Kotabaru)




Polres Kotabaru dan Jajaran Gencar Sosialisasi PPDB SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Polsek Kelumpang Hilir melaksanakan kegiatan sosialisasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2025-2026 dengan memasang banner di Depan Mapolsek Kelumpang Hilir Jl. Provinsi Kalsel-Kaltim Desa Tegalrejo pada Jumat (03/01/2025).

Pemasangan banner ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait jadwal PPDB di SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang merupakan SMA berasrama dan berkurikulum internasional.

Di tempat terpisah, Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Kotabaru IPTU Agus Riyanto mengatakan, “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat mengetahui informasi pendaftaran secara jelas dan tertarik untuk mendaftarkan putra-putri mereka ke SMA Kemala Taruna Bhayangkara.”

Banner yang dipasang berisi informasi penting terkait jadwal pendaftaran dan kontak yang dapat dihubungi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Lokasi pemasangan dipilih di tempat-tempat yang ramai dilalui masyarakat dan mudah terlihat.

“Kami berharap, untuk para orangtua yang memiliki putra dan putri yang masuk semester terakhir di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dapat mengarahkan anaknya untuk mendaftar dan mengikuti tes masuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara, pendaftaran Daring akan dibuka hingga 22 Januari 2025”. Pungkas IPTU Agus.

(Humas Polres Kotabaru).




Korpolairud Perkuat Kompetensi Personel Lewat Kerja Sama dengan Akademi Penerbangan dan Pelayaran

Jakarta – Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) terus berkomitmen meningkatkan kompetensi personelnya melalui kerja sama strategis dengan berbagai institusi pendidikan. Pada Jumat (3/1/2025), Korpolairud menandatangani nota kesepahaman dengan Akademi Penerbangan Indonesia Banyuwangi, Politeknik Penerbangan Curug, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, dan Politeknik Penerbangan Palembang di Mako Ditpoludara Korpolairud, Pondok Cabe.

Kepala Korpolairud, Irjen Pol M. Yassin Kosasih, mengungkapkan bahwa program peningkatan pelatihan ini telah direncanakan dengan matang. “Personel yang terpilih akan dikirim ke institusi yang sesuai dengan kebutuhan operasional, seperti sekolah pilot, calon komandan kapal, dan mekanik, dengan dukungan anggaran tahun 2025,” ujar Irjen Yassin.

Saat ini, Korpolairud mengoperasikan 60 helikopter dan pesawat udara yang diawaki oleh lulusan institusi pelatihan ternama, termasuk di Amerika Serikat untuk pelatihan khusus. Keahlian ini terbukti krusial, terutama dalam operasi di wilayah pegunungan dan tantangan lainnya.

Personel Korpolairud menunjukkan kompetensi tinggi, yang juga terlihat dalam pengamanan acara internasional, operasi Damai Cartenz hingga respons cepat bencana banjir di Sulawesi, hingga misi di NTT. Atas dedikasi tersebut, Korpolairud menerima apresiasi dari Menteri Sosial.

“Kerja sama ini memungkinkan kami mencetak personel unggul dan memberikan pelayanan terbaik untuk mendukung keamanan serta kemanusiaan di seluruh Indonesia,” tutup Irjen Yassin.




Polres Kotabaru Gelar Jumat Curhat di Pelabuhan Panjang

Polres Kotabaru Polda Kalimantan Selatan – 3 Januari 2025, Polres Kotabaru melalui Satuan Polairud melaksanakan kegiatan Jumat Curhat di Pelabuhan Panjang. Kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, masukan, dan aspirasi terkait situasi keamanan di wilayah pelabuhan.

Hadir dalam kegiatan ini IPDA Indra, S.H., Kaurbinops Satpolairud Polres Kotabaru, bersama AIPTU Ponco Irawan, PS. Kanitgakkum Satpolairud Polres Kotabaru. Mereka berinteraksi dengan masyarakat dan para pekerja pelabuhan untuk mendengarkan berbagai permasalahan yang dihadapi.

Salah satu petugas pengelola pelabuhan, Pak Indra, menanyakan langkah yang harus diambil jika ada orang mencurigakan di area pelabuhan. “Apakah kami harus melapor ke Polairud jika melihat seseorang yang mencurigakan dan berpotensi mengganggu kamtibmas?” tanyanya.

Menanggapi hal tersebut, AIPTU Ponco Irawan menjelaskan bahwa laporan dari masyarakat sangat penting untuk mendukung tugas kepolisian. “Kami sangat mengapresiasi jika masyarakat melaporkan hal-hal mencurigakan, seperti orang mabuk, pengedar minuman keras, atau dugaan peredaran narkoba melalui jalur laut. Kami dari Sat Polairud siap menindaklanjuti laporan tersebut dengan segera,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Kotabaru menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan mereka, dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Jumat Curhat menjadi salah satu upaya nyata untuk memperkuat hubungan antara masyarakat dan kepolisian.

(Humas Polres Kotabaru)




Kapolres Kotabaru Pimpin korp Raport Kenaikan Pangkat 49 Personil Polres Kotabaru Periode Januari 2025

Polres Kotabaru Polda Kalimantan Selatan –Polres Kotabaru menggelar Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat pada Kamis, 2 Januari 2025, di Lapangan Apel Polres Kotabaru. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 Wita dan dipimpin langsung oleh Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., dengan dihadiri jajaran pejabat utama, para Kapolsek, perwira, personel Polres Kotabaru, serta Bhayangkari Cabang Kotabaru.

Sebanyak 49 personel menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Mereka terdiri dari 2 personel berpangkat AKP yang naik ke KOMPOL, 6 personel dari IPTU ke AKP, 7 personel dari IPDA ke IPTU, 4 personel dari AIPDA ke AIPTU, 4 personel dari BRIPKA ke AIPDA, 3 personel dari BRIGPOL ke BRIPKA, dan 23 personel dari BRIPTU ke BRIGPOL.

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah bekerja keras menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkada 2024 serta pengamanan Natal dan Tahun Baru. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja sama yang solid di antara semua jajaran.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel Polres Kotabaru dan jajaran atas dedikasi dan kerja kerasnya. Berkat upaya kita bersama, Pilkada 2024 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, begitu juga dengan perayaan Natal dan Tahun Baru yang kondusif,” ungkap Kapolres.

Mewakili para personel yang naik pangkat, Kompol Mahmoud Terriady menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolres Kotabaru dan seluruh pimpinan atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Ia juga mengajak seluruh personel untuk terus menjaga semangat kerja dan profesionalisme dalam bertugas.

Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan pemberian ucapan selamat kepada 49 personel yang menerima kenaikan pangkat. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman dan tertib.

(Humas Polres Kotabaru)