Seksi Propam Polres Kotabaru Gelar Penyuluhan Dumas Keliling, Sosialisasi WA Yanduan, serta Jum’at Curhat dan Pembagian Bansos

Polres Kotabaru Polda Kalimantan Selatan – Seksi Propam Polres Kotabaru bersama Bid Propam Polda Kalsel menggelar kegiatan penyuluhan Dumas Keliling dan sosialisasi layanan pengaduan WhatsApp Yanduan, yang dilanjutkan dengan program Jum’at Curhat serta pembagian bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (7/2/2025) di Kantor Kelurahan Kotabaru Tengah, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru.

Kegiatan ini dihadiri oleh personel Bid Propam Polda Kalsel, Polres Kotabaru, dan Polsek Pulau Laut Utara, serta unsur pemerintah daerah seperti Camat Pulau Laut Sigam, Lurah Kotabaru Tengah, para Ketua RT, dan masyarakat setempat.

Menurut Kasi Propam Polres Kotabaru, AKP H. Dammas, S.Sos., penyuluhan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai mekanisme pengaduan yang lebih mudah diakses, baik melalui Dumas Keliling maupun layanan WhatsApp Yanduan. Kedua layanan ini memungkinkan masyarakat untuk menyampaikan keluhan, baik terkait keamanan, ketertiban, maupun dugaan pelanggaran anggota Polri atau ASN Polri dengan lebih cepat dan praktis.

Selain itu, melalui Jum’at Curhat, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, serta masukan kepada aparat kepolisian secara langsung. Program ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara masyarakat dan Polri, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, kegiatan ini juga diakhiri dengan pembagian bansos dari Kabid Propam Polda Kalsel kepada warga yang membutuhkan.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan pengaduan ini dengan bijak dan turut berperan aktif dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan,” ujar AKP H. Dammas.

Dengan adanya kegiatan ini, Polres Kotabaru terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif.

(Humas Polres Kotabaru)




Satlantas Polres Kotabaru Edukasi Keselamatan Lalu Lintas di SD Negeri 2 Rampa

Kotabaru, 5 Februari 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini, Satuan Lalu Lintas Polres Kotabaru menggelar program “Police Goes to School” di SD Negeri 2 Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu pagi dan dihadiri oleh para siswa serta guru sekolah tersebut.
Program yang dimulai pukul 08.30 WITA ini bertujuan untuk mensosialisasikan Kamseltibcar Lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) kepada generasi muda. Tim dari Unit Kamsel Satlantas Polres Kotabaru, yang dipimpin oleh Ipda Wahyu Bagus Pratama, SH. MM. berjalan penuh semangat.
Selama sesi edukasi, para petugas memberikan penjelasan mengenai pentingnya memahami aturan lalu lintas, termasuk rambu-rambu dan marka jalan. Mereka juga menekankan cara berkendara yang baik dan benar sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Dengan pendekatan yang interaktif, para siswa diajak untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi dan simulasi sederhana tentang keselamatan di jalan raya.
Hasil dari kegiatan ini sangat positif. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Mereka didorong untuk menjadi pelopor keselamatan di lingkungan mereka masing-masing, sejalan dengan harapan agar generasi milenial dapat berperan aktif dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
Kegiatan ini berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. “Program Police Goes to School ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk membangun kesadaran dan tanggung jawab berlalu lintas sejak dini” ujar guru dan warga sekitar Rampa.

Kasat Lantas Polres Kotabaru melalui Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Kotabaru mengatakan “Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan tercipta generasi yang lebih peduli terhadap keselamatan di jalan raya”.

(Humas Polres Kotabaru)




Polres Yahukimo Gelar Kunjungan Kasih ke Keluarga Korban Penganiayaan oleh Terduga KKB

YAHUKIMO – Sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap keluarga korban, Polres Yahukimo melaksanakan kegiatan kunjungan kasih kepada keluarga alm. La Jahari, korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, (31/1), sekitar pukul 16.30 WIT ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Yahukimo, AKBP. Abd. Kadir, didampingi Kanit 1 SPKT Ipda Hariyadi, serta sejumlah anggota kepolisian lainnya.

Dalam kunjungan yang bertempat di rumah duka di kompleks Jalan Sosial, Dekai, pihak kepolisian menyerahkan tali asih sebagai bentuk perhatian kepada keluarga korban. Istri almarhum, Ibu Ratna, menerima langsung bantuan tersebut dengan penuh haru. Selain itu, Polres Yahukimo juga menyampaikan rasa belasungkawa serta memberikan penjelasan terkait perkembangan penyelidikan kasus yang menimpa alm. La Jahari.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian yang menimpa almarhum. Kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan membawa pelaku ke jalur hukum,” ujar Wakapolres Yahukimo, AKBP. Abd. Kadir.

Dalam kesempatan terpisah, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengamanan di wilayah Yahukimo guna mencegah kejadian serupa.

“Kami tidak akan tinggal diam terhadap aksi-aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata. Langkah-langkah penegakan hukum akan terus dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat Yahukimo,” tegas Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

Setelah berlangsung selama kurang lebih 40 menit, kegiatan kunjungan kasih berakhir dengan situasi aman dan terkendali. Rombongan kepolisian kemudian kembali ke Mako Polres Yahukimo.

Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis yang dilakukan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua, khususnya Yahukimo. Polisi juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, serta segera melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan demi terciptanya situasi yang kondusif.




TNI-Polri Gelar Bakti Sosial Kepada Warga Kiwirok

Kiwirok, 31 Januari 2025 – Warga Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, menyambut hangat kegiatan bakti sosial yang digelar oleh Polri yang tergabung didalam OPS Damai Cartenz dan TNI pada Jumat (31/1). Dalam kegiatan tersebut, aparat gabungan membagikan sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial di wilayah tersebut.

Antusiasme warga terlihat dari raut wajah bahagia mereka saat menerima bantuan. Suasana penuh kebersamaan pun tercipta dalam proses pembagian sembako tersebut.

Pemberian sembako ini merupakan hasil swadaya dari personel Ops Damai Cartenz, anggota TNI, Koramil, dan Polsek setempat. Mereka secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat, sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap warga Kiwirok.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes. Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T. menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun dan mempererat hubungan baik antara aparat dan masyarakat.

“Melalui bakti sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran aparat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Usai menerima bantuan, warga menyampaikan rasa terima kasih kepada aparat gabungan yang telah menunjukkan perhatian dan kepedulian terhadap mereka.

Diharapkan, kegiatan bakti sosial ini dapat semakin memperkuat hubungan antara masyarakat dan aparat keamanan serta menciptakan situasi yang lebih harmonis dan kondusif di Distrik Kiwirok.




Polres Kotabaru Dukung Uji Coba Makan Bergizi Gratis di SDN 2 dan 3 Semayap

 

Polres Kotabaru Polda Kalimantan Selatan – Polres Kotabaru turut mendukung pelaksanaan kegiatan Uji Coba Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlangsung pada Jumat (24/1/2025). Program ini bertujuan meningkatkan gizi anak-anak usia dini sekaligus menekan angka stunting di Kabupaten Kotabaru. Kegiatan dilaksanakan di dua sekolah, yakni SDN 2 Semayap dan SDN 3 Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, termasuk Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., Sekda Kabupaten Kotabaru H. Hairul Aswandi, S.E., M.Si., Dandim 1004 Kotabaru Letkol Inf Bayu Oktavianto Sudibyo, S.E., M.I.P., serta perwakilan instansi terkait lainnya.

Pelaksanaan uji coba ini dimulai pada pukul 08.00 WITA di SDN 3 Semayap dengan total 57 siswa yang menerima menu bergizi, meliputi nasi, ayam goreng, sayur, tahu goreng, dan susu kotak. Selanjutnya, kegiatan serupa dilaksanakan di SDN 2 Semayap pada pukul 09.00 WITA, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 297 siswa.

Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., menyampaikan bahwa Polres Kotabaru mendukung penuh program pemerintah pusat ini sebagai bagian dari komitmen menjaga kesehatan dan gizi generasi penerus bangsa. “Kami berharap program ini dapat berjalan berkesinambungan, menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Kotabaru, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kapolres.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 10.00 WITA tersebut berjalan dengan aman dan lancar. Penyedia makanan bergizi dalam kegiatan ini adalah Catering Lestari Group dari Kabupaten Tanah Bumbu.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI untuk memastikan anak-anak usia dini memperoleh asupan gizi yang cukup, guna menunjang tumbuh kembang yang optimal.

Polres Kotabaru bersama instansi terkait akan terus mengawal dan mendukung implementasi program ini hingga ke seluruh wilayah Kabupaten Kotabaru.

(Humas Polres Kotabaru)




Polsek Sungai Durian Salurkan Bantuan ke Warga Desa buluh Kuning

Polres Kotabaru Polda Kalimantan Selatan – Polsek Sungai Durian menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat kurang mampu di Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, pada Kamis (16/01/2025). Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 09.00 Wita di RT 10 Desa Buluh Kuning.

Kegiatan ini dipimpin oleh personel Polsek Sungai Durian, yaitu Bripda Ahmad Norvianto, Bripda Muhammad Feril Pradana, dan Bripda M. Renaldi, yang menyerahkan bantuan secara langsung kepada enam warga setempat.

Kapolsek Sungai Durian IPTU Tri Wibawa,S.H. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat. “Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu, serta menunjukkan kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai implementasi Polri yang Presisi,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta mempererat silaturahmi antara Polsek Sungai Durian dan warga Kecamatan Sungai Durian.

Kegiatan berakhir pukul 10.30 Wita dalam suasana aman dan kondusif. Polsek Sungai Durian berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial demi mendukung kesejahteraan masyarakat.

(Humas Polres Kotabaru)




Kiprah Aiptu Agus Riyanto Agar Anak-anak Pemulung Bisa Sekolah

Bhabinkamtibmas Srengseng Polsek Kembangan, Jakarta Barat, Aiptu Agus Riyanto, mendirikan sekolah di tengah permukiman kumuh kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Sekolah ini gratis untuk anak-anak setempat yang mayoritas dari keluarga pemulung barang bekas.
“Jadi kami sebagai Bhabinkamtibmas mendirikan sekolah untuk anak-anak yang putus sekolah slum area, daerah kumuh, dan mereka ini anak-anak yang tidak punya kesempatan untuk sekolah formal. Kemudian kita dirikan sekolah, kita ajarkan mereka agar ke depan mereka bisa mendapatkan ijazah dan bisa berguna untuk mencari pekerjaan,” kata Aiptu Agus dalam sebuah video yang diterima detikcom, Selasa (7/1/2025).
Pria yang sudah menjadi polisi sejak tahun 1998 ini sudah empat bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Kembangan. Sekolah yang dibangun Agus sejak empat tahun lalu itu hasil dari dirinya mendengar dan melihat masalah warga setempat.
“Sebagai Bhabinkamtibmas yang tugas kesehariannya selalu interaksi dengan masyarakat, kita melihat apa yang ada di masyarakat itu. Saya temukan setiap hari banyak anak-anak yang usia sekolah tapi tidak bersekolah, mereka membantu orang tuanya mengumpulkan barang-barang bekas,” ucapnya.

Awalnya Agus hanya mengumpulkan anak-anak yang tidak sekolah, lalu diberikan pembelajaran di sebuah gubuk kosong. Namun seiring berjalannya waktu, animo anak-anak setempat untuk belajar bersama Agus semakin tinggi. Akhirnya, Agus berinisiatif mendirikan Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Maju Bersama di Jalan Sawah Balong, Srengseng.
“Usia anak yang belajar usia 4 tahun sampai dengan 13 tahun. Jumlahnya sekitar 80 anak. Jadi anak-anak peserta dididik kita ada di sekitar slum area. Ada Paud atau TPA setingkat TK, ada juga PKBM atau sekolah paket untuk anak-anak yang memang putus sekolah atau tidak bisa melanjutkan sekolah formal,” jelas Agus.

“Untuk peserta didik yang sekolah paket maupun TPA ini semuanya gratis. Untuk operasional swadaya kita bersama, kita dengan elemen masyarakat sekeliling yang memang mendukung kegiatan kita,” tambahnya.
Agus tidak memungut biaya dari anak-anak setempat untuk bisa belajar di sekolah tersebut. Namun, kata Agus, anak-anak yang sekolah paket perlu mengumpulkan botol-botol bekas minuman setiap dua minggu sekali untuk dijual yang hasil penjualannya akan dipakai untuk operasional sekolah tersebut.

“Jadi sekolah ini memang di tempat sampah, jadi sampah yang ada di sini kita manfaatkan, bukan dibuang sia-sia, tapi kumpulkan untuk kelangsungan sekolah di sini. Guru-guru dari relawan yang memang sudah cukup lama dalam program ini,” ujarnya.

Hingga kini, operasional sekolah itu berjalan dengan baik. Sesekali Agus juga mengajar di sekolah tersebut ketika senggang bertugas di Polsek Kembangan.




Kisah Aipda Julianto Pane: Awalnya Belajar Ngaji Berujung Bikin Pesantren

 

Aipda Julianto Pane mengabdikan diri menjadi polisi sekaligus dai. Kanit Binpolmas Polres Gayo Lues, Aceh, ini juga mendirikan pesantren untuk melayani pendidikan bagi masyarakat sekitarnya.
Julianto mendirikan Pondok Pesantren Ruhul ‘Azam mulai pekerjaan tahun 2008 dan diresmikan pada 2009. Menurut Julianto, pesantren ini awalnya didirikan saat dirinya dan rekan-rekan sesama anggota Polri memiliki keinginan untuk belajar mengaji dan belajar zikir.

“Sehingga mereka kawan-kawan kita datang ke rumah. Karena rumah keadaannya waktu itu tidak memungkinkan atau terlalu kecil, seiring dengan bertambahnya jamaah, maka kami mengambil pondok pesantren untuk menjadi tempat kami berkumpul mendirikan pengajian. Sehingga kami dirikan pertama pengajian, kemudian didirikan rumah,” kata pria yang kerap dipanggil Ustaz Pane dalam video yang diterima detikcom, Senin (6/1/2025).
Setelah 15 tahun berdiri, Pesantren Ruhul ‘Azam banyak mengalami perkembangan. Hingga kini, pesantren ini telah terintegrasi dengan sekolah formal di bawah Kementerian Agama, yaitu madrasah ibtidaiah (MI), madrasah tsanawiah (MTs), dan madrasah aliyah (MA).

“Dalam kurikulumnya kita juga masukan pelajaran kitab kuning, bahasa Arab, bahasa Inggris, kemudian juga di dalamnya menjadi program unggulan yaitu tahfiz Qur’an, dan juga untuk membina akhlak, kita juga masukan pelajaran tasawuf,” ucapnya.

Aipda Julianto Pane mengabdikan diri menjadi polisi sekaligus dai. Kanit Binpolmas Polres Gayo Lues, Aceh, ini juga mendirikan pesantren untuk melayani pendidikan bagi masyarakat sekitarnya.
Julianto mendirikan Pondok Pesantren Ruhul ‘Azam mulai pekerjaan tahun 2008 dan diresmikan pada 2009. Menurut Julianto, pesantren ini awalnya didirikan saat dirinya dan rekan-rekan sesama anggota Polri memiliki keinginan untuk belajar mengaji dan belajar zikir.

“Sehingga mereka kawan-kawan kita datang ke rumah. Karena rumah keadaannya waktu itu tidak memungkinkan atau terlalu kecil, seiring dengan bertambahnya jamaah, maka kami mengambil pondok pesantren untuk menjadi tempat kami berkumpul mendirikan pengajian. Sehingga kami dirikan pertama pengajian, kemudian didirikan rumah,” kata pria yang kerap dipanggil Ustaz Pane dalam video yang diterima detikcom, Senin (6/1/2025).

Anak Bos Rental Mobil Ngaku Sempat Ditodong Pistol Sebelum Ayahnya Ditembak
Setelah 15 tahun berdiri, Pesantren Ruhul ‘Azam banyak mengalami perkembangan. Hingga kini, pesantren ini telah terintegrasi dengan sekolah formal di bawah Kementerian Agama, yaitu madrasah ibtidaiah (MI), madrasah tsanawiah (MTs), dan madrasah aliyah (MA).

“Dalam kurikulumnya kita juga masukan pelajaran kitab kuning, bahasa Arab, bahasa Inggris, kemudian juga di dalamnya menjadi program unggulan yaitu tahfiz Qur’an, dan juga untuk membina akhlak, kita juga masukan pelajaran tasawuf,” ucapnya.
Julianto menyebut sudah banyak alumni dari Pesantren Ruhul ‘Azam. Menurutnya, para alumni pesantren ini ditugaskan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat sekitar. Dia memastikan tidak memungut biaya sepeser pun ke masyarakat.

“Jadi anak anak kita yang sudah tamat MA dia itu mengabdi di sekeliling masyarakat. Mereka kita antar ke tempat ke mereka mengabdi mengajar ngaji ke anak-anak, dan juga mereka itu akan kita jemput. Jadi pihak pesantren antar-jemput untuk memudahkan mereka dalam mengajar dan kita tidak mengutip dana apa-apa terhadap masyarakat,” ujar Julianto.

Dia berharap pendidikan pesantren dapat mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan memiliki keterampilan. Selain itu, pelatihan wiraswasta untuk santri dan ceramah agama yang bersinergi dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi langkah konkret dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan harmonis.




Sat Lantas Polres Kotabaru Bagikan Paket Sembako Jelang Penghujung Tahun 2024

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Menjelang penghujung tahun 2024, Satuan Lalulintas Polres Kotabaru melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan membagikan puluhan paket sembako kepada warga masyarakat yang membutuhkan dan kurang mampu. Senin (30/12).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasatlantas Polres Kotabaru, AKP Denny Maulana, S.Tr.K. dan diikuti oleh anggota Satlantas. Paket sembako yang dibagikan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak, dan lainnya.

“Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur dan kepedulian kami terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban mereka,” kata AKP Denny Maulana.

(Humas Polres Kotabaru).




Pohon Tumbang Piket Fungsi Beserta Pawas Polres Kotabaru Evakuasi Rumah Warga Yang Tertimpa

Polres Kotabaru Polda Kalimantan Selatan – Sebuah pohon besar tumbang akibat angin kencang dan cuaca buruk pada Jumat, 20 Desember 2024, sekitar pukul 14.30 Wita di Jalan Bima, Desa Baharu Utara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kotabaru. Pohon tersebut menimpa sebuah garasi milik Kusnadi (56) dan satu unit mobil Avanza milik Puji Iswanto (42). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi.

Kejadian bermula saat cuaca gerimis disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, M. Amin (56), ia mendengar suara keras dari arah kejadian. Setelah mendatangi lokasi, saksi mendapati pohon besar sudah roboh dan menimpa garasi serta kendaraan.

Mengetahui insiden tersebut, Polres Kotabaru bergerak cepat melakukan evakuasi pohon yang tumbang. Dipimpin oleh Pawas IPDA Mochammad Arif, proses evakuasi melibatkan Kanit SPKT 2 AIPTU Bungaran Simbolon, anggota piket fungsi Polres Kotabaru, serta tim BPBD Kabupaten Kotabaru. Evakuasi dimulai sekitar pukul 16.00 Wita dan berjalan lancar sehingga akses serta kondisi lokasi kembali aman.

Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP M. Taufan Maulana, S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya akan terus sigap dalam merespons kejadian yang berpotensi membahayakan masyarakat. Situasi saat ini dilaporkan sudah kondusif, dan warga diminta tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

Dengan langkah cepat ini, Polres Kotabaru menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik bagi masyarakat.

(Humas Polres Kotabaru)