Semarak Merah Putih, Polres Kotabaru Bersama Kesbangpol Bagikan Bendera Sambut HUT RI ke-80

Kotabaru – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Sat Intelkam Polres Kotabaru bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat pengguna jalan di kawasan Siring Laut, Jalan Pangeran Indera Kesuma Negara, Kabupaten Kotabaru, pada Selasa (5/8/2025) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam Polres Kotabaru, AKP Muhamat Hari Saputro, S.H., M.M., dan Kepala Badan Kesbangpol Kotabaru, Akhmad Rajudinoor, S.H., M.H. Turut serta dalam kegiatan ini personel dari Kesbangpol, Satpol PP Pemkab Kotabaru, serta anggota Paskibra tingkat kabupaten.

Sebanyak 30 Bendera Merah Putih dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kegiatan. Pembagian bendera ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Tanah Air.

Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar turut memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 dengan memasang Bendera Merah Putih di depan rumah, tempat usaha, maupun instansi masing-masing.

“Momentum Hari Kemerdekaan ini menjadi pengingat akan perjuangan para pahlawan. Mari kita tunjukkan rasa cinta tanah air dengan memasang Bendera Merah Putih dan menjaga persatuan di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.

(Humas Polres Kotabaru)




Sat Binmas Polres Kotabaru Bagikan Bendera Merah Putih kepada Anak TK dalam Rangka Sambut HUT RI ke-80

Kotabaru – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satuan Binmas Polres Kotabaru melaksanakan kegiatan pembagian Bendera Merah Putih kepada anak-anak TK Dharma Pertiwi Wanita Persatuan yang berlokasi di Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Selasa (5/8/2025) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh IPTU Mujiyanto bersama AIPTU Agung Sunaryo dan BRIGPOL Benny Wijayanto, yang sekaligus memberikan himbauan kamtibmas serta menanamkan nilai-nilai nasionalisme sejak dini kepada para murid TK.

Dalam kegiatan tersebut, Sat Binmas menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada anak-anak sejak usia dini. Hal ini diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara. Tak hanya itu, peran keluarga juga ditekankan sebagai bagian penting dalam membentuk sikap nasionalisme pada anak-anak.

“Pembagian bendera ini bukan sekadar bentuk simbolik, namun juga merupakan ajakan kepada masyarakat untuk turut menyemarakkan Hari Kemerdekaan RI serta menanamkan rasa bangga menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelas IPTU Mujiyanto di sela kegiatan.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga pukul 10.00 Wita, disambut antusias oleh anak-anak dan tenaga pendidik di TK Dharma Pertiwi Wanita Persatuan.

(Humas Polres Kotabaru)




Sat Polairud Polres Kotabaru Imbau Nelayan untuk Tidak Menangkap Ikan dengan Metode Destruktif

Polres Kotabaru Polda Kalsel – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Kotabaru melaksanakan patroli rutin dialogis di perairan Selat Kotabaru pada Senin (4/8/2025) pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi nelayan sekaligus mengawasi aktivitas penangkapan ikan yang berpotensi merusak ekosistem laut.

**Patroli Edukatif dan Pengawasan Maritim**
Dipimpin oleh Aipda Husni, tim patroli yang terdiri dari Brigadir Askar, S.H. dan Bripda Habibi Rijaldi menggunakan Kapal Polisi XIII-40-1004 untuk menyisir perairan setempat. Fokus kegiatan meliputi:
1. **Pencegahan Penangkapan Ikan Ilegal**: Memberikan pemahaman tentang larangan penggunaan bahan peledak (bom ikan) dan racun yang merusak biota laut.
2. **Himbauan untuk Nelayan**: Memastikan penempatan jaring tidak mengganggu alur pelayaran serta menjaga kelestarian sumber daya perikanan.

**Edukasi Hukum bagi Pelanggar**
Kasatpolairud Polres Kotabaru AKP M. Zaini, menegaskan bahwa pelaku penangkapan ikan dengan metode destruktif akan dikenakan sanksi hukum sesuai peraturan. “Kami terus berkomitmen melindungi ekosistem laut melalui pendekatan preventif dan dialogis,” ungkapnya.

(Humas Polres Kotabaru)




Korban Hilang Diduga Jatuh dari Kapal KM NAZWA Ditemukan di Perairan Pulau Sembilan

Polres Kotabaru Polda Kalsel _

**Korban Hilang Diduga Jatuh dari Kapal KM NAZWA Ditemukan di Perairan Pulau Sembilan**

*Kotabaru, 1 Agustus 2025* – Seorang nelayan berinisial A. Baharuddin (52) yang diduga terjatuh dari kapal KM NAZWA saat memancing di buritan kapal, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) oleh masyarakat dan nelayan setempat di perairan Marabutan, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru.

Korban dilaporkan hilang sejak 30 Juli 2025 dan baru ditemukan pada Jumat (1/8/2025) sekitar pukul 09.30 WITA setelah pencarian intensif dilakukan selama dua hari. Proses pencarian melibatkan warga setempat, nelayan dari Muara Kintap (Tala), serta tim Polsek Pulau Sembilan.

Menurut laporan Polsek Pulau Sembilan, korban ditemukan terjepit di antara batu besar pada kedalaman 32 meter, sekitar 200 meter dari titik kejadian. Evakuasi dilakukan dengan peralatan seadanya sebelum jenazah dibawa ke rumah duka menggunakan kapal nelayan.

Keluarga korban menyatakan ikhlas menerima musibah ini dan tidak mengajukan permohonan visum et repertum (otopsi). Identitas korban telah dikonfirmasi sebagai A. Baharuddin, warga Tanjung Nyiur, Kecamatan Pulau Sembilan, yang berprofesi sebagai nelayan.

Kapolsek Pulau Sembilan, IPDA Teguh Baharijanto melaporkan situasi tetap kondusif pasca penemuan korban. Pihak kepolisian juga telah memeriksa dua saksi, yaitu Ijal (35) dan Bio (35), keduanya nelayan asal Muara Kintap, Kabupaten Tala.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi para nelayan untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di laut, terutama di area buritan kapal yang rawan kecelakaan.

*Humas Polres Kotabaru*
*#TetapWaspada #KeselamatanLaut*




Diduga Jatuh Saat Memancing, Nelayan Pulau Sembilan Hilang di Perairan Marabatuan

Kotabaru – Seorang nelayan asal Desa Tanjung Nyiur, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, dilaporkan hilang saat memancing di perairan sekitar kapal KM Najwa yang sedang bersandar untuk perbaikan, Kamis (31/7/2025) dini hari.

Korban diketahui bernama A. Baharuddin, pria 52 tahun asal Bone yang menetap di RT 006 RW 003 Desa Tanjung Nyiur. Ia diduga terjatuh ke laut saat memancing di buritan sebelah kanan kapal KM Najwa yang berlabuh sekitar 250 meter dari daratan Pulau Marabatuan.

Menurut keterangan saksi, Suprio (37), seorang tukang kayu asal Jawa Tengah yang saat itu sedang bersama korban, menyebutkan bahwa kejadian bermula saat mereka memancing bersama sejak Rabu (30/7) sekitar pukul 19.00 Wita. Namun, sekitar pukul 23.30 Wita, Suprio meninggalkan korban untuk tidur. Ketika ia terbangun pada pukul 01.00 Wita dan kembali ke buritan kapal, korban sudah tidak berada di tempat.

“Saya kira korban sudah pulang, tapi sampannya masih terikat dan tempat ikannya masih ada. Saya jadi cemas dan langsung membangunkan kru kapal lainnya untuk mencari korban,” ujar Suprio.

Upaya pencarian pun langsung dilakukan bersama awak kapal, namun korban tidak ditemukan di sekitar lokasi. Anggota Polsek Pulau Sembilan yang mendapat laporan kejadian pada pukul 07.00 Wita langsung bergerak melakukan penyisiran ke arah barat laut sejauh enam mil, namun hingga kini korban belum ditemukan.

Kapolsek Pulau Sembilan membenarkan laporan dugaan orang hilang tersebut dan menyampaikan bahwa korban diketahui memiliki riwayat penyakit vertigo, sebagaimana disampaikan pihak keluarga.

“Upaya pencarian masih terus kami lakukan bersama masyarakat setempat. Kami juga telah mengamankan barang bukti dan memintai keterangan saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian,” ujar Kapolsek.

Polisi juga telah melaporkan kejadian ini kepada pimpinan dan akan terus memberikan informasi perkembangan lebih lanjut apabila korban berhasil ditemukan.

(Humas Polres Kotabaru)




Satlantas Polres Kotabaru Gandeng BPKH Gelar Pelatihan Kepemimpinan dan Safety Riding untuk Guru Madrasah

Kotabaru – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotabaru terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Melalui kolaborasi bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) lewat Program Kemaslahatan 2025, Satlantas menggelar pelatihan kepemimpinan dan safety riding bagi para guru madrasah se-Kalimantan Selatan, Kamis (31/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Kotabaru ini tak hanya membekali peserta dengan pengetahuan keselamatan berkendara, tetapi juga mengasah karakter kepemimpinan tenaga pendidik sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kanit Regident Satlantas Polres Kotabaru IPTU Mayasari, S.E. bersama Banit Regident AIPTU Tris Widiarto hadir memberikan materi serta memandu langsung sesi praktik lapangan. IPTU Mayasari menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam menanamkan budaya tertib lalu lintas kepada generasi muda.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru bisa menjadi pionir keselamatan berlalu lintas, menjadi contoh berkendara yang aman dan patuh aturan,” ungkap IPTU Mayasari.

Para peserta mendapat pembekalan materi tentang etika berkendara, pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan sesuai standar, hingga teknik dasar berkendara yang benar. Sesi praktik safety riding turut dilakukan dengan pengawasan langsung dari personel Satlantas, guna memastikan pemahaman teori dapat diterapkan dengan baik.

Program ini menjadi bukti sinergi antara kepolisian dan instansi nonkepolisian dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, tidak hanya dalam kepemimpinan, tetapi juga kesadaran kolektif terhadap keselamatan berlalu lintas.

(Humas Polres Kotabaru)




Sambut HUT ke-80 RI, Polres Kotabaru Imbau Warga Kibarkan Bendera dan Bagikan Bendera Merah Putih

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satuan Binmas Polres Kotabaru melaksanakan kegiatan patroli sambang dan imbauan keliling kepada masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih di depan rumah masing-masing. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (31/7/2025) pagi.

Dipimpin langsung oleh Kasat Binmas IPTU Mujiyanto, jajaran turut serta membagikan bendera Merah Putih kepada warga yang ditemui di kawasan Jalan Singabana, Desa Sebatung, Kecamatan Pulau Laut Sigam serta di Jalan Sukmaraga, Kelurahan Kotabaru Tengah, Kecamatan Pulau Laut Utara.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kabupaten Kotabaru, agar mulai besok mengibarkan bendera Merah Putih selama satu bulan penuh. Mari kita hias rumah dan lingkungan sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air dan penghargaan atas jasa para pahlawan,” kata IPTU Mujiyanto dalam penyampaian himbauannya menggunakan pengeras suara.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif menjaga semangat nasionalisme dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Pengibaran bendera, lanjut IPTU Mujiyanto, bukan hanya simbol formal, namun menjadi wujud partisipasi nyata masyarakat dalam mengisi kemerdekaan. “Hal sederhana seperti menaikkan bendera di depan rumah masing-masing adalah bentuk penghormatan kita kepada sejarah dan perjuangan bangsa,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung lancar hingga pukul 10.00 Wita, serta mendapat respon positif dari warga yang menyambut baik kehadiran personel Polri di tengah lingkungan mereka.

(Humas Polres Kotabaru)




Sat Samapta Polres Kotabaru Gelar Patroli Karhutla dan Sosialisasi Larangan Membakar Hutan dan Lahan

Polres Kotabaru Polda Kalsel – Satuan Samapta Polres Kotabaru melaksanakan patroli pemantauan dan pencegahan dini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah lokasi rawan di wilayah hukum Kotabaru. Kegiatan yqng digelar pada Rabu (30/7/25) ini dilakukan sebagai upaya antisipasi dini terhadap potensi kebakaran yang kerap terjadi pada musim kemarau.

Tim patroli menyasar empat desa yang termasuk dalam daerah rawan Karhutla, yaitu Desa Gunung Sari, Desa Mega Sari, Desa Stagen, dan Desa Gunung Ulin. Pemilihan lokasi tersebut berdasarkan pemetaan wilayah yang rentan terhadap kebakaran akibat aktivitas manusia maupun faktor alam.

Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat setempat untuk turut berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman serta menjaga kondisi lingkungan tetap kondusif.

Patroli dipimpin oleh Aiptu Joni Damanik dengan anggota Bripda M. Yudi Ade Putra, Bripda M Angga S, Bripda M Iqra Nul Yakin, dan Bripda Rico Jonathan Hadinata. Mereka berkoordinasi dengan pihak desa dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan.

Polres Kotabaru mengajak warga untuk mendukung upaya pencegahan Karhutla dengan melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran. “Lindungi Alam, Selamatkan Masa Depan!” menjadi slogan yang digaungkan dalam kampanye ini.

Kegiatan ini sejalan dengan program **#AstaCitaPolri** dan **#PolriPresisi**, yang menekankan pelayanan prima dan kehadiran negara dalam menjaga keamanan masyarakat.

*(Humas Polres Kotabaru)*




Kesehatan untuk Semua! Sat Polairud Polres Kotabaru Hadir dengan Klinik Terapung Gratis!

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Kotabaru kembali menggelar *Klinik Terapung*, memberikan layanan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi operator speedboat, ABK kapal nelayan, serta masyarakat pesisir. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 30 Juli 2024, pukul 11.00 WITA di Dermaga Pelabuhan Panjang, Kotabaru.

Dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Kotabaru, AKP Muhammad Zaini, kegiatan ini turut dihadiri oleh KBO Sat Polairud, Kaur Mintu Sat Polairud, serta tenaga kesehatan (Nakes) dari Sidokkes Polres Kotabaru. Klinik Terapung ini rutin digelar setiap minggu untuk memudahkan akses kesehatan bagi warga yang tinggal di wilayah perairan.

Pada pelaksanaan hari ini, tercatat 15 orang nelayan dan operator speedboat memeriksakan kesehatan mereka. Beberapa keluhan yang ditemukan antara lain darah tinggi, kolesterol, asam urat, sakit kepala, gula darah, dan gangguan penglihatan. Para pasien tidak hanya mendapatkan pemeriksaan gratis, tetapi juga obat-obatan serta vitamin.

AKP Muhammad Zaini menegaskan komitmen Sat Polairud Polres Kotabaru untuk terus memberikan pelayanan kesehatan secara rutin. *”Layanan ini akan dibuka setiap minggu sekali dan diharapkan dapat membantu meningkatkan kesehatan para nelayan, operator speedboat, serta warga pesisir,”* ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya di daerah pesisir yang kerap mengalami kesulitan akses layanan kesehatan.

*(Humas Polres Kotabaru)*

**Nityacas Samapta**
**Arnavat Darpha Mahe**
**Cakra Buana Samapta**




Memasuki Musim Kemarau, Polres Kotabaru Sosialisasikan Larangan dan Bahaya Karhutla

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Kabupaten Kotabaru saat ini memasuki musim kemarau yang ditandai dengan cuaca panas dan angin kencang, meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Menindaklanjuti situasi tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Kotabaru melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya serta larangan membakar hutan dan lahan.

Pada Selasa (29/7/2025) pukul 09.00 WITA, Sat Binmas Polres Kotabaru melaksanakan himbauan pencegahan Karhutla dengan memasang spanduk dan menyebarkan brosur di Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Dalam sosialisasi tersebut, anggota Sat Binmas menyampaikan sejumlah imbauan, di antaranya:
1. **Dilarang** melakukan pembakaran hutan dan lahan.
2. Segera laporkan ke kepolisian atau aparat setempat jika melihat kebakaran.
3. Tidak membuang puntung rokok sembarangan.
4. Tidak meninggalkan api menyala di hutan atau lahan.
5. Hindari membuka lahan dengan cara membakar.

Kasat Binmas Polres Kotabaru, IPTU Mujiyanto, menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan Karhutla. *”Kami akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya serta dampak pembakaran hutan dan lahan, baik bagi lingkungan, kesehatan, maupun kehidupan masyarakat,”* ujarnya.

Diharapkan, upaya ini dapat menekan angka kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotabaru selama musim kemarau.

(Humas Polres Kotabaru).

#karhutla #lindungihutan #kotabaruhijau