Dukung Program Ketahanan Pangan: Warga Tanjung Seloka Utara dan Polsek Bersinergi Tanam Jagung

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Masyarakat Desa Tanjung Seloka Utara, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, bersama Polsek Pulau Laut Selatan, Dinas Pertanian, PT Inhutani, dan pemerintah desa setempat, bersinergi menggarap lahan seluas 10 hektar untuk ditanami jagung. Hingga saat ini, proses *land clearing* telah menyelesaikan 3 hektar menggunakan alat berat.

IPTU Ramli Aziz, Kapolsek Pulau Laut Selatan, menjelaskan bahwa lahan milik PT Inhutani ini dikelola oleh kelompok tani setempat sebagai bagian dari program ketahanan pangan. “Ini merupakan wujud dukungan terhadap *Asta Cita* Presiden RI, khususnya di bidang pangan,” ujarnya saat berada dilokasi pada Sabtu (3/5/25) siang.

Diharapkan, budidaya jagung ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi warga. Program kolaboratif ini menjadi contoh sinergi antara masyarakat, swasta, dan instansi pemerintah dalam mendorong kemandirian pangan.

*(Humas Polres Kotabaru)*




Polres Kotabaru Galakkan Program Pekarangan Pangan Bergizi Wujudkan Ketahanan Pangan

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berkomitmen mendukung ketahanan pangan melalui program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B)

Pada Sabtu (3/5/25), Kapolsek Pulau Laut Tengah AKP Hari Saputra bersama Bhabinkamtibmas AIPDA Wayan Agus Mulyono selaku Polisi Penggerak P2B turun langsung ke Desa Selaru, Kecamatan Pulau Laut Tengah, untuk memantau dan memberikan pendampingan kepada warga yang telah memanfaatkan pekarangan rumahnya sebagai sumber pangan

🌿 Abdul Sani, telah menyulap pekarangan seluas 150 m² menjadi kebun sayur dengan sistem hidroponik.

đź’ˇ *AKP Hari Saputra menekankan pentingnya pemanfaatan lahan kosong untuk meningkatkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. *”Program ini tidak hanya mendorong kemandirian pangan, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang hijau dan produktif,”* jelasnya.

👩‍🌾 “Senang dapat pendampingan Polri, kami merasa lebih aman dan termotivasi!” – Abdul Sani.

Semoga inisiatif ini menginspirasi warga lain untuk menciptakan swasembada pangan lokal!

📸 Humas Polres Kotabaru




Sat Lantas Polres Kotabaru & Polsek Pulau Laut Utara Gelar Jumat Curhat untuk Dengarkan Aspirasi Masyarakat!

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kotabaru bersama Polsek Pulau Laut Utara menggelar kegiatan “Jum’at Curhat” di Pangkalan Ojek Pelabuhan Panjang, Jumat (2/5/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mendengarkan keluhan, masukan, dan saran dari masyarakat terkait kamtibmas serta memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi warga.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Polres Kotabaru, di antaranya:
– KBO Lantas IPTU Ristanto Yulihadi, S.H.
– Kapolsek Pulau Laut Utara AKP Marjoko, S.E., M.M.
– Kanit Regident IPTU Maya Sari, S.E.
– Kanit Turjawali IPTU Sabar Hutagaol
– Anggota Sat Lantas Polres Kotabaru
– Anggota Polsek Pulau Laut Utara

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polri untuk berinteraksi langsung dengan warga. Salah satu keluhan yang mencuat adalah masih adanya pengendara yang menggunakan kenalpot “broong”, yang dinilai mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan.

Menanggapi hal ini, KBO Lantas IPTU Ristanto Yulihadi, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan penindakan tegas terhadap pelanggaran lalu lintas, termasuk penggunaan knalpot tidak standar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan kenalpot broong. Sat Lantas akan terus melakukan pengaturan, patroli, dan penindakan hukum bagi yang melanggar. Masyarakat juga dapat melaporkan keluhan melalui nomor kontak yang telah kami sediakan,” tegasnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga memberikan solusi terkait kemacetan di Pasar Kemakmuran dan Jalan Patimura, dengan menyarankan warga mengikuti arus jalan yang telah ditentukan.

Kegiatan “Jum’at Curhat” ini memiliki beberapa tujuan, antara lain:
1. Menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat Kotabaru.
2. Menerima masukan, kritik, dan keluhan warga untuk perbaikan kinerja Polri.
3. Mempererat hubungan Polri dengan masyarakat melalui edukasi dan pertukaran informasi.
4. Mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
5. Menunjukkan kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat di Kecamatan Pulau Laut Utara.

Melalui program ini, Sat Lantas Polres Kotabaru berkomitmen untuk terus menerima aspirasi masyarakat dan memberikan solusi terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kotabaru,” pungkas Iptu Ristanto Juliadi.

(Humas Polres Kotabaru).




Pencarian Hari Ketiga Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Seloka Terus Dilanjutkan

Polres KotabaruPolda Kalsel – Upaya pencarian terhadap Kana (69), nelayan yang diduga tenggelam di perairan Desa Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, memasuki hari ketiga pada Selasa (29/4/2025).

Pagi tadi sekitar pukul 08.30 WITA, bertempat di kawasan Nyiur Melambai Desa Tanjung Seloka, dilaksanakan apel persiapan pencarian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pulau Laut Selatan IPTU Ramli Aziz. Apel juga dihadiri Korlap Basarnas Kotabaru Herry Safitri, Kasi Kedaruratan BPBD Kotabaru M. Fahmi, S.H., Kasi Pemerintahan Pulau Laut Selatan Mansjur, S.E., serta Kades Tanjung Seloka Joko Malis.

Personel yang terlibat dalam apel dan pencarian di antaranya anggota Polsek Pulau Laut Selatan, Pospol Air Tanjung Selayar, Pos AL Tanjung Selayar, Koramil Pulau Laut Selatan, Basarnas Kotabaru, BPBD Kotabaru, dan masyarakat setempat.

Dalam arahannya, IPTU Ramli Aziz mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh tim gabungan serta menekankan pentingnya keselamatan personel, dengan mengingatkan agar selalu menggunakan life jacket selama proses pencarian. Koordinasi teknis pencarian disampaikan oleh Basarnas, yang membagi tim pencari menjadi dua kelompok untuk menyisir perairan dan pesisir menggunakan perahu kecil, dengan tetap memperhatikan prosedur keselamatan.

Pencarian dilakukan di sekitar titik koordinat S 03°53’26.8” E 116°19’45.8”, lokasi ditemukannya perahu korban. Tim di lapangan juga dibekali alat komunikasi seperti radio dan ponsel guna memudahkan koordinasi selama operasi berlangsung.

Kapolsek Pulau Laut Selatan, IPTU Ramli Aziz, menyampaikan bahwa seluruh tim terus berupaya maksimal dan perkembangan situasi akan dilaporkan secara berkala. Pihak keluarga dan warga berharap korban dapat segera ditemukan.

📸: Humas Polres Kotabaru




Persiapkan Panen Raya Serentak Tahap 2: Sinergi Nasional untuk Keberlanjutan Swasembada Jagung 2025

*Jakarta, 28 Mei 2025*-Ketua Satgas Ketahanan Pangan POLRI

Komjen Pol. Dedi Prasetyo selaku Ketua Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan menginstruksikan jajarannya untuk mempersiapkan Panen Raya Serentak Tahap 2 yang akan dilaksanakan pada akhir Mei hingga awal Juni 2025. “Panen ini tidak hanya di lahan binaan POLRI, tetapi juga di lahan jagung milik swasta dan masyarakat yang siap panen dalam waktu bersamaan. Ini adalah momentum untuk memperkuat kolaborasi nasional menuju ketahanan pangan berkelanjutan,dan kesejahteraan petani dengan menjaga HPP sesuai ketentuan Bapanas”tegas Dedi saat memimpin rapat anev satgas ketahanan pangan.

Ketua Gugus Tugas merilis data sejalan dengan survey BPS bahwa Produksi Januari-Maret 2025: Meningkat signifikan dibanding periode sama tahun 2024. Target 2025: Tambahan produksi 4 juta ton jagung.

Langkah Strategis Persiapan Panen Raya Tahap 2 diantaranya :
1. **Pendataan Luas Lahan dan Potensi Hasil Panen**
– **Total Lahan yang Akan Dipanen:** 232.193,97 Ha
– **Monokultur:**
• Mei 2025: 185.690,41 Ha
• Juni 2025: 224,43 Ha
– **Tumpang Sari:**
• Mei 2025: 46.164,63 Ha
• Juni 2025: 114,50 Ha

2. **Koordinasi Penyerapan Jagung Sesuai HPP**
– POLRI menginstruksikan koordinasi intensif dengan Pemda dan Perum BULOG di tingkat kabupaten/kota serta provinsi untuk:
• Menjamin penyerapan jagung petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp5.500/kg.
• Mengidentifikasi dan menyelesaikan kendala distribusi, termasuk pembangunan gudang dan *cold storage* di desa sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

3. **Pengawasan Ketat Harga Jagung di Tingkat Petani**
Satgas Pangan diperintahkan untuk:
– **a.** Mengidentifikasi praktik spekulasi dan penguasaan pasar oleh tengkulak yang berpotensi menurunkan harga.
– **b.** Melakukan pengendalian hukum terhadap pelanggaran pasar yang merugikan petani.
– **c.** Melaksanakan pengawasan rutin di lapangan untuk memastikan HPP Rp5.500/kg tetap terjaga.

4. **Sosialisasi dan Fasilitasi Petani**
– Satgas Pangan akan memperkuat sosialisasi HPP jagung kepada petani.
– Bertindak sebagai fasilitator penghubung antara petani dengan BULOG untuk memastikan penyerapan hasil panen tepat waktu.

Ketua Gugus Tugas Polri Ketahanan Pangan kembali mengingatkan Peran POLRI: Sebagai penggerak, perekat sumber daya, dan penjaga kedaulatan pangan, bukan sebagai petani, pemodal, atau pelaksana teknis.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur logistik seperti gudang dan *cold storage* di pedesaan untuk memperkuat ketahanan pangan. “POLRI dan TNI hadir sebagai penggerak logistik dengan kecepatan eksekusi di lapangan. Ini bukan hanya tentang panen, tetapi juga menjamin ketersediaan pangan saat krisis global,”ujar Komjen Dedi.




Bhabinkamtibmas Desa Mandala Motivasi Warga untuk Swasembada Pangan dengan Budidaya Cabai

Polres Kotabaru Polda Kalsel _ Bhabinkamtibmas Desa Mandala, Brigpol Linut Handoyo, giat mendorong masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan kosong. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (27/4/2025) di kebun cabai milik Heny Purwati, warga RT 08 RW 03, Desa Mandala, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru.

Dalam kunjungannya, Brigpol Linut memantau langsung budidaya cabai seluas 5×6 meter yang dikelola Heny Purwati, seorang ibu rumah tangga. Tanaman cabai tersebut menggunakan pupuk alami seperti garam kasar dan pupuk kandang, menunjukkan komitmen pertanian ramah lingkungan.

*”Ini contoh nyata bahwa lahan terbatas bisa produktif jika dikelola dengan baik. Kami ingin masyarakat mandiri pangan dan memanfaatkan pekarangan kosong,”* ujar Brigpol Linut.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan swasembada pangan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara Polri dan warga. Kapolsek Kelumpang Hilir, Iptu M. Rifani, menegaskan pentingnya kolaborasi untuk ketahanan pangan yang berkelanjutan.

*”Polri siap mendukung inisiatif warga. Jika ada kendala, kami harap masyarakat berkoordinasi dengan petugas,”* pesannya.

Heny Purwati mengaku senang dengan pendampingan Bhabinkamtibmas. *”Saya merasa didukung dan lebih semangat berkebun. Kehadiran Bapak Polisi juga memberi rasa aman,”* tuturnya.

Warga setempat berharap kegiatan serupa terus dilakukan untuk memotivasi lebih banyak orang memanfaatkan lahan kosong demi ketahanan pangan keluarga.

(Humas Polres Kotabaru )

#swasembadapangan #ketahananpangan #polrimendukungketahananpangan #polisicintapetani #Kotabaru #kalsel




Pekarangan Pangan Bergizi di Mekarpura Kotabaru Tunjukkan Hasil Positif

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Bhabinkamtibmas Desa Mekarpura, AIPDA Wayan Agus M., terus mendorong kemajuan **Program Asta Cita Ketahanan Pangan** melalui inisiatif **Pekarangan Pangan Bergizi (P2B)**. Kegiatan terbaru dilaporkan telah mencapai progres signifikan dalam pengembangan komoditas sayuran di lahan warga.

### **Detail Kegiatan**
– **Waktu**: Rabu, 23 April 2025, pukul 14.00 WITA.
– **Lokasi**: Lahan perkarangan milik Boyani, RT.04/RW.02, Desa Mekarpura, Kec. Pulau Laut Tengah, Kab. Kotabaru.

### **Perkembangan Program**
Selama **20 hari terakhir**, tim P2B yang terdiri atas **kelompok tani perorangan** telah melakukan **penyemaian dan perawatan intensif** pada lahan seluas **20m x 30m²**. Komoditas unggulan yang dikembangkan adalah **sayuran waluh (labu)** sebagai bagian dari diversifikasi pangan lokal.

### **Tantangan dan Solusi**
Meski menunjukkan pertumbuhan baik, tanaman sempat terancam **hama lalat buah** yang berpotensi menyebabkan **pembusukan buah**. Untuk mengatasi hal ini, Bhabinkamtibmas bersama petani setempat melakukan **penyemprotan insektisida** secara berkala guna memastikan hasil panen optimal.

### **Peran Aktif Polisi Penggerak P2B**
AIPDA Wayan Agus M., selaku **Bhabinkamtibmas Desa Mekarpura**, menegaskan komitmennya dalam mendampingi warga:
*”Program P2B tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga memberdayakan ekonomi masyarakat. Kami akan terus pantau perkembangan dan bantu atasi kendala di lapangan.”*

### **Dampak dan Harapan**
Inisiatif ini diharapkan menjadi **model pertanian pekarangan berkelanjutan** yang bisa direplikasi di desa lain. Dukungan dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait dinilai krusial untuk memperluas cakupan program.

#AstaCitaKetahananPangan #PekaranganBergizi #PolisiPeduliPangan #Kotabaru #kalsel

(Humas Polres Kotabaru).




Polsek Pulau Laut Utara Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Pangan Lestari

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden RI, khususnya di bidang ketahanan pangan, Polsek Harkamtibmas Pulau Laut Utara melaksanakan kegiatan perawatan tanaman di pekarangan pangan lestari. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 23 April 2025 pukul 10.00 WITA, sebagai bentuk nyata pengabdian polisi kepada masyarakat sekaligus menggerakkan swasembada pangan di tingkat lokal.

Kegiatan ini berlangsung di Mako Polsek Pulau Laut Utara, tepatnya di Desa Stagen RT. 07, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru. Adapun Aipda Benthur Sihotang (BKTM Desa Stagen) turun langsung memimpin perawatan tanaman di lahan pekarangan Polsek.

Polsek memanfaatkan lahan seluas 30 m² untuk menanam berbagai komoditas pertanian, di antaranya:
– Terong
– Lombok (cabai)
– Bayam
– Laos (lengkuas)
– Tomat

Lahan ini merupakan bagian dari program Pekarangan Ketahanan Pangan Lestari (PKPL) Polsek Harkamtibmas Pulau Laut Utara, yang bertujuan menjadi percontohan bagi warga sekitar.

Kegiatan ini memiliki dua tujuan utama:
1. Mengajak warga memanfaatkan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan, sekalipun dengan lahan terbatas.
2. Memotivasi masyarakat agar lebih aktif mendukung program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Kapolsek Pulau Laut Utara AKP Marjoko, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya nyata untuk mendorong kemandirian pangan. “Dengan menanam sendiri, masyarakat bisa mengurangi pengeluaran sekaligus menjaga ketahanan pangan keluarga,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi warga untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah, sekaligus mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri pangan.

#KetahananPangan #PolisiPeduli #SwasembadaPangan #AstaCitaPresiden

(Humas Polres Kotabaru).




Tanaman Jagung Kolaboratif di Kotabaru Tumbuh Subur, Jadi Contoh Ketahanan Pangan

Polres Kotabaru Polda Kalsel _

**Tanaman Jagung Kolaboratif di Kotabaru Tumbuh Subur, Jadi Contoh Ketahanan Pangan**

*Kotabaru, 22 April 2025* – Wakapolres Kotabaru, Kompol Agus Rusdi Sukandar, SH.SIK.MH, bersama Tim Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polres Kotabaru dan kelompok tani setempat melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung di Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, pada Selasa (22/4/2025).

Hasil monitoring menunjukkan bahwa tanaman jagung yang ditanam di lokasi tersebut tumbuh subur dan telah berbuah dengan baik. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polres Kotabaru, Dinas Pertanian Kabupaten Kotabaru, PT. Arutmin Indonesia Kotabaru, Pemerintah Desa Sarang Tiung, serta kelompok tani lokal.

Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah Kotabaru. Kompol Agus Rusdi Sukandar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan kemandirian pangan.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pertanian yang berkelanjutan. Kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat seperti ini sangat penting untuk memastikan stok pangan yang stabil,” ujarnya.

Diharapkan, keberhasilan budidaya jagung di Desa Sarang Tiung dapat memotivasi wilayah lain untuk mengembangkan lahan pertanian produktif, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal maupun regional.

#swasembadapangan #ketahananpangan #polrimendukungketahananpangan #polisicintapetani #Kotabaru #kalsel

(Humas Polres Kotabaru).




Redam konflik: Polres Kotabaru Mediasi Dua Kelompok Remaja Cegah Tawuran Berlanjut

Polres Kotabaru Polda Kalsel _

Polres Kotabaru menindak lanjuti penggagalan tawuran antar remaja di lapangan bola Desa Tirawan dengan menahan sementara 23 remaja selama 24 jam di Mapolres Kotabaru.

Selama periode penahanan, para remaja mendapat pembinaan awal dan pendataan oleh petugas. Begitu masa 24 jam usai, Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., mengajak kedua kelompok remaja itu untuk duduk bersama dan memberi arahan langsung.

“Setelah mereka kami amankan, kami beri waktu untuk merenung dan memahami konsekuensi tindakan. Ini kesempatan bagi kalian untuk berubah,” ujar Kapolres.

Dalam suasana kekeluargaan, kedua belah pihak menyampaikan secara lisan komitmen untuk tidak mengulangi permusuhan. Polres Kotabaru kemudian menyampaikan edukasi mengenai dampak hukum tawuran, pentingnya menjaga nama baik keluarga, serta peran positif remaja dalam masyarakat.

Kapolres juga menegaskan bahwa patroli rutin dan pemantauan area rawan akan terus digencarkan. “Kami imbau rekan-rekan remaja untuk menjauhi konflik dan memanfaatkan waktu untuk hal-hal produktif. Bagi yang masih sekolah, utamakan belajar; bagi yang bekerja, tingkatkan keterampilan,” tambahnya.

Langkah ini menunjukkan pendekatan humanis Polres Kotabaru dalam menyelesaikan konflik remaja, sekaligus memberikan efek jera edukatif yang diharapkan mampu mencegah kejadian serupa di masa depan.

(Humas Polres Kotabaru)