Polres Kotabaru dan Polsek Pulau Laut Utara Gelar Bakti Religi Sambut HUT Bhayangkara ke-79

Kotabaru – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Kotabaru bersama Polsek Pulau Laut Utara melaksanakan kegiatan bakti religi di Kelenteng An Hwa Tian, Kelurahan Kotabaru Hilir, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kamis (19/6/2025).

Kegiatan dimulai pukul 09.00 Wita dan melibatkan 16 personel gabungan, terdiri dari 13 anggota Polres Kotabaru, 3 personel Polsek Pulau Laut Utara, serta pihak kelenteng.

Bakti religi ini dilakukan dengan membersihkan area dalam dan luar kelenteng sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, serta wujud nyata kehadiran Polri dalam kegiatan sosial lintas agama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, serta dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.




Bhabinkamtibmas Desa Siayuh Dukung Program Ketahanan Pangan, Warga Senang dan Merasa Dilindungi

Polres Kotabaru Polda Kalimantan Selatan– Bhabinkamtibmas Desa Siayuh, BRIPDA Ilham Muksin, melaksanakan kegiatan pembinaan ketahanan pangan di Desa Siayuh RT 06 RW 00, Kecamatan Kelumpang Barat, Kabupaten Kotabaru. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 9 Juni 2025, pukul 10.00 WITA, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

Dalam kunjungannya, BRIPDA Ilham Muksin memantau langsung lahan pertanian milik Sutopo (43), warga setempat, yang menanam selada di lahan berukuran 5×10 meter dengan menggunakan pupuk kandang. Selain memotivasi warga untuk memanfaatkan lahan kosong, petugas juga menyampaikan pesan kamtibmas terkait pentingnya ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kami mengajak warga untuk aktif mengelola lahan yang belum dimanfaatkan, khususnya untuk ketahanan pangan. Jika ada kendala, masyarakat dapat berkoordinasi dengan Polsek Kelumpang Barat untuk solusi,” ujar BRIPDA Ilham Muksin.

Warga menyambut positif kehadiran Bhabinkamtibmas. Sutopo, pemilik lahan, mengungkapkan rasa senang dan merasa terlindungi atas pendampingan yang diberikan. “Kami sangat terbantu dengan adanya bimbingan dari Polri, terutama dalam memahami program pemerintah,” katanya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas pertanian.

(Humas Polres Kotabaru )




Warga Manunggul Lama Diduga Diterkam Buaya Saat Memancing, Pencarian Masih Dilakukan

Kotabaru – Seorang pria dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya saat memancing di Sungai Manunggul, Desa Manunggul Lama, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Minggu (18/5/2025) sore.

Korban diketahui berinisial S.M. (32), warga asal Desa Legai, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.45 Wita di sekitar Dermaga Kudung KM.1, RT 02 Desa Manunggul Lama.

Berdasarkan keterangan saksi, saat itu korban memancing di atas kapal. Ketika mata pancingnya tersangkut di dasar sungai, korban turun langsung ke air untuk melepaskannya. Namun usai berhasil melepas pancing, korban diduga diterkam buaya saat hendak kembali ke perahu dan diseret ke dasar sungai.

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar segera melaporkan ke Polsek Sungai Durian. Personel Polsek bersama warga kemudian melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Singkuh menggunakan perahu kayu.

Hingga pukul 23.00 Wita, korban masih belum ditemukan. Upaya pencarian terus dilanjutkan dan situasi terkini akan dilaporkan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

(Humas Polres Kotabaru)




Launching Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Sukses Digelar via Zoom, Bhayangkari dan Polri Bersinergi Wujudkan Swasembada Pangan

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Bhayangkari bersama Polri menggelar Zoom Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) pada Senin, 24 Februari 2025, pukul 11.00 WITA. Bhayangkari dan Polres Kotabaru mengikuti kegiatan launching di Aula Sanika Satyawadha Polres Kotabaru yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo dan dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi serta stakeholder terkait.

Kegiatan di Polres Kotabaru dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Kotabaru Ny. Nita Doli, Wakapolres Kotabaru Kompol Agus Rusdi Sukandar, S.H., S.I.K., M.H., serta perwakilan dari Dinas Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, TNI-AU, dan Forkopimda Kabupaten Kotabaru. Turut hadir pula para mahasiswa dan mahasiswi yang turut mendukung program ini.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Gubernur Lemdiklat Akpol, dilanjutkan dengan doa bersama. Selanjutnya, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Andi Muhammad Idil Fitri, S.E., M.M., menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya dukungan stakeholder dalam mewujudkan ketahanan pangan di seluruh Indonesia. Ia juga menyoroti peran pangan sebagai objek vital dalam kehidupan masyarakat serta kebijakan nasional untuk mencapai swasembada pangan, energi, dan air.

Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, dalam sambutannya menyatakan bahwa ketersediaan pangan merupakan faktor kunci kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan komitmen Polri dan Bhayangkari untuk bersinergi mewujudkan swasembada pangan dalam waktu sesingkat mungkin. “Kami telah menjalankan program ketahanan pangan lestari dengan konsep terintegrasi dan berkelanjutan. Kedepan, Bhayangkari akan membuka dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lemdiklat Akpol,” ujarnya.

Puncak acara ditandai dengan Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), yang diikuti dengan penyerahan bibit tanaman dari Dinas Pertanian Kabupaten Kotabaru dan bibit 500 ekor ikan dari Dinas Pembudidayaan Perikanan. Acara juga dimeriahkan dengan panen bersama hasil P2L Bhayangkari Cabang Kotabaru, yang menunjukkan keberhasilan program ini dalam meningkatkan produktivitas pangan lokal.

Kapolres Kotabaru mengungkapkan, melalui Program P2L ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan berkelanjutan.

(Humas Polres Kotabaru).




Antisipasi Banjir; Polres Kotabaru Ambil Langkah Pengecekan Debit Air Sungai

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Kotabaru, 30 Januari 2025 – Tingginya curah hujan di Kabupaten Kotabaru mendorong Polres Kotabaru melalui jajarannya  untuk mengambil langkah antisipasi guna mencegah terjadinya banjir. Pada Kamis (30/1/25) sore, petugas kepolisian sari Polsek Kelumpang Hulu melakukan pengecekan debit air sungai di Kecamatan Kelumpang Hulu, khususnya di Sungai Cantung dan Sungai Bangkalaan.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa debit air di kedua sungai tersebut masih dalam kondisi normal. Ketinggian surut pasang laut saat ini tercatat sebesar 0,91 meter dari kondisi normal, dengan kecepatan arus surut 0 cm/jam. Sementara itu, kondisi pasang air laut tertinggi diperkirakan mencapai 1,20 meter dan akan terjadi sekitar pukul 17.00 WITA. Meskipun demikian, kondisi ini dinilai tidak berpotensi menimbulkan banjir.

Berdasarkan update prakiraan cuaca dari BMKG, Kecamatan Kelumpang Hulu saat ini mengalami cuaca hujan dengan kisaran suhu 24-32 derajat Celsius, namun cuaca cerah juga terpantau di beberapa wilayah.

Kegiatan pengecekan ini dilaksanakan oleh AIPTU Haryadi CH dan AIPTU M Kaban, yang berada di bawah koordinasi Kapolsek Kelumpang Hulu, IPDA Agus Setiawan, S.H. IPDA Agus menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mitigasi dan pencegahan bencana banjir. “Kami terus memantau kondisi sungai dan cuaca untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi bencana,” ujarnya.

Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K menegaskan,”Dengan langkah proaktif ini, Polres Kotabaru berharap dapat meminimalisir risiko banjir dan menjaga keselamatan warga di wilayah Kabupaten Kotabaru. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru dari pihak berwenang.” Ucap Kapolres.

(Humas Polres Kotabaru).




“Polsek Pulau Laut Barat Giat Dukung Ketahanan Pangan, Dorong Kemandirian Pangan di Wilayah”

Dukung Program ketahanan pangan, Anggota Polsek Pulau Laut Barat Kunjungi Kebun terong di Desa Lontar Utara.

Polsek Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menyoroti ketahanan pangan sebagai salah satu dari 17 program prioritas dalam 100 hari pertama masa jabatannya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan ketersediaan pangan, terutama di wilayah terpencil seperti Pulau Laut Barat.

Dalam kunjungan kerjanya, perwakilan pemerintah menjelaskan sejumlah langkah yang akan diambil untuk memperkuat sektor pertanian dan perikanan lokal. Program ini mencakup pelatihan bagi petani, bantuan alat pertanian modern, dan pengembangan teknologi tepat guna guna meningkatkan hasil panen.

Kapolsek Pulau Laut Barat, AKP M. AMIR HASAN S.H, , menyatakan dukungan penuh atas program pemerintah yang fokus pada ketahanan pangan ini. Menurutnya, daerah pesisir seperti Pulau Laut Barat sangat membutuhkan intervensi dari pemerintah untuk menghadapi tantangan distribusi dan ketersediaan bahan pangan. Program ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja serta mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar wilayah.

Selain itu, pemerintah pusat juga berkomitmen untuk membangun infrastruktur pendukung, seperti jalan dan irigasi, yang dapat menunjang kegiatan pertanian dan memperlancar akses distribusi hasil panen.

Dalam 100 hari pertama, pemerintah berencana memantau ketat pelaksanaan program ini guna memastikan hasil yang maksimal. Warga Pulau Laut Barat mengaku optimis dengan hadirnya program ini, berharap peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.

Melalui program ketahanan pangan ini, Presiden Prabowo berharap dapat mewujudkan kemandirian pangan Indonesia dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, terutama di daerah-daerah pelosok.




Polsek Pulau Laut Barat Dukung program ketahanan pangan Kunjungi WargaNya

Dukung Program ketahanan pangan, Anggota Polsek Pulau Laut barat Kunjungi Kebun Singkong di Desa Gemuruh

Polsek Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menyoroti ketahanan pangan sebagai salah satu dari 17 program prioritas dalam 100 hari pertama masa jabatannya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan ketersediaan pangan, terutama di wilayah terpencil seperti Pulau Laut Barat.

Dalam kunjungan kerjanya, perwakilan pemerintah menjelaskan sejumlah langkah yang akan diambil untuk memperkuat sektor pertanian dan perikanan lokal. Program ini mencakup pelatihan bagi petani, bantuan alat pertanian modern, dan pengembangan teknologi tepat guna guna meningkatkan hasil panen.

Kapolsek Pulau Laut Barat, AKP M. AMIR HASAN S.H, , menyatakan dukungan penuh atas program pemerintah yang fokus pada ketahanan pangan ini. Menurutnya, daerah pesisir seperti Pulau Laut Barat sangat membutuhkan intervensi dari pemerintah untuk menghadapi tantangan distribusi dan ketersediaan bahan pangan. Program ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja serta mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar wilayah.

Selain itu, pemerintah pusat juga berkomitmen untuk membangun infrastruktur pendukung, seperti jalan dan irigasi, yang dapat menunjang kegiatan pertanian dan memperlancar akses distribusi hasil panen.

Dalam 100 hari pertama, pemerintah berencana memantau ketat pelaksanaan program ini guna memastikan hasil yang maksimal. Warga Pulau Laut Barat mengaku optimis dengan hadirnya program ini, berharap peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.

Melalui program ketahanan pangan ini, Presiden Prabowo berharap dapat mewujudkan kemandirian pangan Indonesia dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, terutama di daerah-daerah pelosok.




Polsek Pulau Laut Barat Melaksanakan Giat ketahanan pangan

Polsek Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menyoroti ketahanan pangan sebagai salah satu dari 17 program prioritas dalam 100 hari pertama masa jabatannya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan ketersediaan pangan, terutama di wilayah terpencil seperti Pulau Laut Barat.

Dalam kunjungan kerjanya, perwakilan pemerintah menjelaskan sejumlah langkah yang akan diambil untuk memperkuat sektor pertanian dan perikanan lokal. Program ini mencakup pelatihan bagi petani, bantuan alat pertanian modern, dan pengembangan teknologi tepat guna guna meningkatkan hasil panen.

Kapolsek Pulau Laut Barat, AKP M. AMIR HASAN S.H, , menyatakan dukungan penuh atas program pemerintah yang fokus pada ketahanan pangan ini. Menurutnya, daerah pesisir seperti Pulau Laut Barat sangat membutuhkan intervensi dari pemerintah untuk menghadapi tantangan distribusi dan ketersediaan bahan pangan. Program ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja serta mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar wilayah.

Selain itu, pemerintah pusat juga berkomitmen untuk membangun infrastruktur pendukung, seperti jalan dan irigasi, yang dapat menunjang kegiatan pertanian dan memperlancar akses distribusi hasil panen.

Dalam 100 hari pertama, pemerintah berencana memantau ketat pelaksanaan program ini guna memastikan hasil yang maksimal. Warga Pulau Laut Barat mengaku optimis dengan hadirnya program ini, berharap peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.

Melalui program ketahanan pangan ini, Presiden Prabowo berharap dapat mewujudkan kemandirian pangan Indonesia dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, terutama di daerah-daerah pelosok.

(Humas Polres kotabaru)