Persiapkan Panen Raya Serentak Tahap 2: Sinergi Nasional untuk Keberlanjutan Swasembada Jagung 2025

*Jakarta, 28 Mei 2025*-Ketua Satgas Ketahanan Pangan POLRI

Komjen Pol. Dedi Prasetyo selaku Ketua Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan menginstruksikan jajarannya untuk mempersiapkan Panen Raya Serentak Tahap 2 yang akan dilaksanakan pada akhir Mei hingga awal Juni 2025. “Panen ini tidak hanya di lahan binaan POLRI, tetapi juga di lahan jagung milik swasta dan masyarakat yang siap panen dalam waktu bersamaan. Ini adalah momentum untuk memperkuat kolaborasi nasional menuju ketahanan pangan berkelanjutan,dan kesejahteraan petani dengan menjaga HPP sesuai ketentuan Bapanas”tegas Dedi saat memimpin rapat anev satgas ketahanan pangan.

Ketua Gugus Tugas merilis data sejalan dengan survey BPS bahwa Produksi Januari-Maret 2025: Meningkat signifikan dibanding periode sama tahun 2024. Target 2025: Tambahan produksi 4 juta ton jagung.

Langkah Strategis Persiapan Panen Raya Tahap 2 diantaranya :
1. **Pendataan Luas Lahan dan Potensi Hasil Panen**
– **Total Lahan yang Akan Dipanen:** 232.193,97 Ha
– **Monokultur:**
• Mei 2025: 185.690,41 Ha
• Juni 2025: 224,43 Ha
– **Tumpang Sari:**
• Mei 2025: 46.164,63 Ha
• Juni 2025: 114,50 Ha

2. **Koordinasi Penyerapan Jagung Sesuai HPP**
– POLRI menginstruksikan koordinasi intensif dengan Pemda dan Perum BULOG di tingkat kabupaten/kota serta provinsi untuk:
• Menjamin penyerapan jagung petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp5.500/kg.
• Mengidentifikasi dan menyelesaikan kendala distribusi, termasuk pembangunan gudang dan *cold storage* di desa sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

3. **Pengawasan Ketat Harga Jagung di Tingkat Petani**
Satgas Pangan diperintahkan untuk:
– **a.** Mengidentifikasi praktik spekulasi dan penguasaan pasar oleh tengkulak yang berpotensi menurunkan harga.
– **b.** Melakukan pengendalian hukum terhadap pelanggaran pasar yang merugikan petani.
– **c.** Melaksanakan pengawasan rutin di lapangan untuk memastikan HPP Rp5.500/kg tetap terjaga.

4. **Sosialisasi dan Fasilitasi Petani**
– Satgas Pangan akan memperkuat sosialisasi HPP jagung kepada petani.
– Bertindak sebagai fasilitator penghubung antara petani dengan BULOG untuk memastikan penyerapan hasil panen tepat waktu.

Ketua Gugus Tugas Polri Ketahanan Pangan kembali mengingatkan Peran POLRI: Sebagai penggerak, perekat sumber daya, dan penjaga kedaulatan pangan, bukan sebagai petani, pemodal, atau pelaksana teknis.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur logistik seperti gudang dan *cold storage* di pedesaan untuk memperkuat ketahanan pangan. “POLRI dan TNI hadir sebagai penggerak logistik dengan kecepatan eksekusi di lapangan. Ini bukan hanya tentang panen, tetapi juga menjamin ketersediaan pangan saat krisis global,”ujar Komjen Dedi.




Bhabinkamtibmas Desa Mandala Motivasi Warga untuk Swasembada Pangan dengan Budidaya Cabai

Polres Kotabaru Polda Kalsel _ Bhabinkamtibmas Desa Mandala, Brigpol Linut Handoyo, giat mendorong masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan kosong. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (27/4/2025) di kebun cabai milik Heny Purwati, warga RT 08 RW 03, Desa Mandala, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru.

Dalam kunjungannya, Brigpol Linut memantau langsung budidaya cabai seluas 5×6 meter yang dikelola Heny Purwati, seorang ibu rumah tangga. Tanaman cabai tersebut menggunakan pupuk alami seperti garam kasar dan pupuk kandang, menunjukkan komitmen pertanian ramah lingkungan.

*”Ini contoh nyata bahwa lahan terbatas bisa produktif jika dikelola dengan baik. Kami ingin masyarakat mandiri pangan dan memanfaatkan pekarangan kosong,”* ujar Brigpol Linut.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan swasembada pangan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara Polri dan warga. Kapolsek Kelumpang Hilir, Iptu M. Rifani, menegaskan pentingnya kolaborasi untuk ketahanan pangan yang berkelanjutan.

*”Polri siap mendukung inisiatif warga. Jika ada kendala, kami harap masyarakat berkoordinasi dengan petugas,”* pesannya.

Heny Purwati mengaku senang dengan pendampingan Bhabinkamtibmas. *”Saya merasa didukung dan lebih semangat berkebun. Kehadiran Bapak Polisi juga memberi rasa aman,”* tuturnya.

Warga setempat berharap kegiatan serupa terus dilakukan untuk memotivasi lebih banyak orang memanfaatkan lahan kosong demi ketahanan pangan keluarga.

(Humas Polres Kotabaru )

#swasembadapangan #ketahananpangan #polrimendukungketahananpangan #polisicintapetani #Kotabaru #kalsel




Dialog Publik Div Humas Polri di Polda Kalsel Angkat Tema “Pemuda Tangguh Menyongsong Indonesia Emas 2045

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Divisi Humas Polri menggelar Dialog Publik di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun Anggaran 2025 dengan mengusung tema “Pemuda Tangguh Menyongsong Indonesia Emas” yang berlangsung di Hotel Novotel Banjarbaru, Jumat (25/4/2025).

Dialog ini bertujuan untuk memperkuat sinergi internal Polri sekaligus membangun kesadaran kolektif dalam menghadapi tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam amanat Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang dibacakan Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Kelana Jaya, S.I.K., M.H. menerangkan bahwa dialog publik ini bukan sekadar forum biasa, tetapi merupakan ruang strategis untuk bertukar gagasan, menumbuhkan kesadaran, serta memperkuat komitmen kita, terutama komitmen generasi muda sebagai aktor utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Kita tengah berada di ambang sejarah besar bangsa. Tahun 2045 akan menjadi penanda satu abad Kemerdekaan Indonesia. Pada saat itu, bangsa kita diharapkan telah bertransformasi menjadi negara maju, berdaulat, dan berdaya saing global, dengan kualitas hidup masyarakat yang tinggi dan inklusif,” tuturnya.

Beliau mengatakan, Indonesia dengan jumlah penduduk mencapai 284,4 juta jiwa dan menjadi negara dengan populasi keempat terbesar di dunia, ini adalah potensi demografi luar biasa yang, jika dikelola dengan baik, akan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara besar yang disegani di dunia internasional.

Menurut Kapolda Kalsel, pemuda-pemudi Indonesia saat ini bukan sekadar kelompok usia. Mereka adalah pilar transformatif, penggerak inovasi, dan katalisator perubahan sosial. “Sejarah mencatat, bahwa di momen-momen penting bangsa ini, pemuda selalu ada di baris terdepan baik saat Sumpah Pemuda 1928, Kemerdekaan 1945, hingga Reformasi 1998. Kontribusi pemuda selalu hadir dalam momen krusial perjalanan bangsa ini,” pungkasnya.

“Kita ingin membentuk pemuda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, etos moral, dan komitmen kebangsaan. Serta pemuda yang tangguh secara karakter, terampil dalam keterampilan abad 21, dan siap menjadi agent of change mulai dari lingkungan tempat tinggal, sekolah, komunitas, hingga di pentas nasional dan internasional,” ucap Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha.

Sementara itu Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menyampaikan Dialog Publik merupakan kegiatan kepolisian yang merupakan pendekatan, komunikatif dan menyerap apa yang menjadi persoalan, permasalahan kemudian mencari suatu solusi dan menghasilkan rekomendasi hasil dari dialog publik yang kemudian menjadi sistemik secara bersama-sama kolaboratif menyelesaikan permasalahan khususnya diwilayah.

“Kehadiran para Pakar, Akademisi, Praktisi, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam Dialog Publik ini sebagai bentuk kepedulian yang dapat mengangkat para pemuda-pemudi Kalimantan Selatan mempersiapkan diri untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 mendatang,” terang Karo Penmas.

Beliau menuturkan, kegiatan ini ada proses interalisasi memahami diri, perlunya dilakukan dialog publik, kemudian perlu intensifikasi. Intensifikasi adalah acara yang berkesinambungan. Hal itu, tidak terlepas dari berkolaborasi.

Lebih lanjut, dikatakan Karo Penmas, menghadapi Era VUCA diperlukan adaptasi, persoalan sebegitu dinamis, kebudayaan yang tidak hanya statis namun juga dinamis yang perlu dilestarikan dan merupakan wujud kedaulatan bangsa dan negara.

Menurutnya, pemuda adalah bagian dari aset bangsa, dan mari kita lihat Gen Z dan milenial hampir diatas 50%, adalah bagian yang perlu kita berikan wawasan, karena kedepannya mereka lah yang menjadi ekstavet/penerus bagaimana bangsa ini menjadi besar dan kuat berdasarkan bagaimana mengelola anak muda ini menjadi berwawasan positif, membangun, inovatif, kreatif, dan tentunya menghadapi media sosial.

Selain itu, bagaimana anak muda ini menjaga dan melestarikan budaya maupun adat sehingga beradab tentunya dengan berbasis agama.

Karo Penmas berharap para pemuda-pemudi saat ini perlu menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter, dimulai dengan memahami diri, mampu mengembangkan diri, orang lain dan lingkungan sekitarnya, serta mampu menciptakan suatu prestasi kreativitas yang membawa nama daerah, bangsa dan negara yang mendasari pada wawasan yang diberikan oleh kita semua literasi-literasi sebagai amanah Undang-Undang Dasar yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dialog Publik ini dihadiri oleh Karo Penmas Div Humas Polri, Dir Resnarkoba Polda Kalsel, Kabid Humas Polda Kalsel, Kabag Mitra Ro Penmas Div Humas Polri, Kasubbag Penum Ro Penmas Div Humas Polri, Pejabat Utama Polda Kalsel, Wakapolresta Banjarmasin, Kapolres Banjarbaru dan Kapolres Banjar.

Selain itu kegiatan ini juga menghadirkan Moderator Adetya Nor Rizkyka, M.Pd., dan para Narasumber yakni Dr. Silvia Kristanti T F, M.PSi., Prof. Dr. Taufik Arbain, S. Sos., M.Si, dan Dr. Nekat Erlyani, S.Psi., M.Psi., para pelajar, mahasiswa, tokoh agama dan tokoh masyarakat.




TK Kemala Bhayangkari 10 Polres Kotabaru Borong Prestasi di Ajang Lomba Se-Kalsel

Polres Kotabaru Polda Kalimantan selatan – TK Kemala Bhayangkari 10 Polres Kotabaru sukses mengharumkan nama daerah dengan memborong sejumlah prestasi dalam ajang lomba TK Kemala Bhayangkari se-Daerah Kalimantan Selatan yang digelar dalam rangka HUT YKB (Yayasan Kemala Bhayangkari) ke-45, Kamis (24/4/2025), di Mako Sat Brimob Polda Kalsel.

Dalam ajang bergengsi ini, TK Kemala Bhayangkari 10 Polres Kotabaru meraih Juara 1 Lomba Senam Anak Indonesia Sehat, Juara 1 Lomba Penilaian Sekolah, Juara 2 Lomba Fashion Show Anak, dan Juara Harapan 2 untuk Lomba Metode Guru Mengajar.

Prestasi gemilang ini tak lepas dari pembinaan dan dukungan yang diberikan oleh Ketua Bhayangkari Cabang Kotabaru, Ny. Nita Doli, yang secara aktif mendorong kemajuan sekolah serta memberikan motivasi kepada para guru dan siswa.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras dan kekompakan seluruh tim TK Kemala Bhayangkari 10, baik guru maupun anak-anak didik. Semoga prestasi ini bisa terus menjadi pemicu semangat untuk berprestasi di masa depan,” ujar Ny. Nita Doli.

Kegiatan ini menjadi ajang yang penuh semangat dan keceriaan, sekaligus mempererat silaturahmi antar TK Kemala Bhayangkari se-Kalsel. Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan dedikasi, lomba ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT YKB ke-45.

(Humas Polres Kotabaru)




Pekarangan Pangan Bergizi di Mekarpura Kotabaru Tunjukkan Hasil Positif

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Bhabinkamtibmas Desa Mekarpura, AIPDA Wayan Agus M., terus mendorong kemajuan **Program Asta Cita Ketahanan Pangan** melalui inisiatif **Pekarangan Pangan Bergizi (P2B)**. Kegiatan terbaru dilaporkan telah mencapai progres signifikan dalam pengembangan komoditas sayuran di lahan warga.

### **Detail Kegiatan**
– **Waktu**: Rabu, 23 April 2025, pukul 14.00 WITA.
– **Lokasi**: Lahan perkarangan milik Boyani, RT.04/RW.02, Desa Mekarpura, Kec. Pulau Laut Tengah, Kab. Kotabaru.

### **Perkembangan Program**
Selama **20 hari terakhir**, tim P2B yang terdiri atas **kelompok tani perorangan** telah melakukan **penyemaian dan perawatan intensif** pada lahan seluas **20m x 30m²**. Komoditas unggulan yang dikembangkan adalah **sayuran waluh (labu)** sebagai bagian dari diversifikasi pangan lokal.

### **Tantangan dan Solusi**
Meski menunjukkan pertumbuhan baik, tanaman sempat terancam **hama lalat buah** yang berpotensi menyebabkan **pembusukan buah**. Untuk mengatasi hal ini, Bhabinkamtibmas bersama petani setempat melakukan **penyemprotan insektisida** secara berkala guna memastikan hasil panen optimal.

### **Peran Aktif Polisi Penggerak P2B**
AIPDA Wayan Agus M., selaku **Bhabinkamtibmas Desa Mekarpura**, menegaskan komitmennya dalam mendampingi warga:
*”Program P2B tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga memberdayakan ekonomi masyarakat. Kami akan terus pantau perkembangan dan bantu atasi kendala di lapangan.”*

### **Dampak dan Harapan**
Inisiatif ini diharapkan menjadi **model pertanian pekarangan berkelanjutan** yang bisa direplikasi di desa lain. Dukungan dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait dinilai krusial untuk memperluas cakupan program.

#AstaCitaKetahananPangan #PekaranganBergizi #PolisiPeduliPangan #Kotabaru #kalsel

(Humas Polres Kotabaru).




Optimalisasi Tugas Bhabinkamtibmas: Kasat Binmas Polres Kotabaru Berikan Pembinaan Anggota

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Kotabaru melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap sejumlah personel Bhabinkamtibmas yang dinilai belum optimal berdasarkan absensi dan evaluasi kinerja dalam kegiatan rutin serta pengisian aplikasi BOSV2. Kegiatan ini digelar pada Rabu (23/4/2025) pukul 09.00 WITA di Aula Sanika Satyawada Polres Kotabaru.

Kegiatan dihadiri oleh:
1. Kasat Binmas Polres Kotabaru, IPTU Mujiyanto, sebagai pemberi arahan.
2. Anggota Staf Binmas Polres Kotabaru.
3. 40 orang Bhabinkamtibmas yang mendapatkan surat panggilan pembinaan untuk optimalisasi dalam pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas

Dalam pembinaan tersebut, Kasat Binmas Polres Kotabaru memberikan pengarahan terkait:
1. Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Bhabinkamtibmas, untuk mempertegas peran dan tanggung jawab di lapangan.
2. Pentingnya Pengisian Aplikasi BOSV2, sebagai bentuk pertanggungjawaban dan evaluasi kinerja.
3. Dorongan untuk Lebih Aktif, agar personel Bhabinkamtibmas meningkatkan kinerja dalam pembinaan masyarakat dan pelaporan kegiatan.

Para Bhabinkamtibmas yang mengikuti pembinaan menyatakan kesanggupan untuk lebih giat melaksanakan tugas, termasuk memperbaiki kedisiplinan dalam pengisian aplikasi BOSV2.

Kegiatan berjalan lancar dan kondusif, berakhir pada pukul 10.00 WITA. Sat Binmas Polres Kotabaru berharap pembinaan ini dapat memotivasi personel untuk lebih optimal dalam menjalankan tugas sebagai garda terdepan keamanan dan ketertiban masyarakat.

#PolresKotabaru #SatBinmas #Bhabinkamtibmas #BOSV2 #PembinaanPersonel

*(Humas Polres Kotabaru)*




Tanaman Jagung Kolaboratif di Kotabaru Tumbuh Subur, Jadi Contoh Ketahanan Pangan

Polres Kotabaru Polda Kalsel _

**Tanaman Jagung Kolaboratif di Kotabaru Tumbuh Subur, Jadi Contoh Ketahanan Pangan**

*Kotabaru, 22 April 2025* – Wakapolres Kotabaru, Kompol Agus Rusdi Sukandar, SH.SIK.MH, bersama Tim Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polres Kotabaru dan kelompok tani setempat melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung di Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, pada Selasa (22/4/2025).

Hasil monitoring menunjukkan bahwa tanaman jagung yang ditanam di lokasi tersebut tumbuh subur dan telah berbuah dengan baik. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polres Kotabaru, Dinas Pertanian Kabupaten Kotabaru, PT. Arutmin Indonesia Kotabaru, Pemerintah Desa Sarang Tiung, serta kelompok tani lokal.

Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah Kotabaru. Kompol Agus Rusdi Sukandar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan kemandirian pangan.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pertanian yang berkelanjutan. Kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat seperti ini sangat penting untuk memastikan stok pangan yang stabil,” ujarnya.

Diharapkan, keberhasilan budidaya jagung di Desa Sarang Tiung dapat memotivasi wilayah lain untuk mengembangkan lahan pertanian produktif, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal maupun regional.

#swasembadapangan #ketahananpangan #polrimendukungketahananpangan #polisicintapetani #Kotabaru #kalsel

(Humas Polres Kotabaru).




Redam konflik: Polres Kotabaru Mediasi Dua Kelompok Remaja Cegah Tawuran Berlanjut

Polres Kotabaru Polda Kalsel _

Polres Kotabaru menindak lanjuti penggagalan tawuran antar remaja di lapangan bola Desa Tirawan dengan menahan sementara 23 remaja selama 24 jam di Mapolres Kotabaru.

Selama periode penahanan, para remaja mendapat pembinaan awal dan pendataan oleh petugas. Begitu masa 24 jam usai, Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., mengajak kedua kelompok remaja itu untuk duduk bersama dan memberi arahan langsung.

“Setelah mereka kami amankan, kami beri waktu untuk merenung dan memahami konsekuensi tindakan. Ini kesempatan bagi kalian untuk berubah,” ujar Kapolres.

Dalam suasana kekeluargaan, kedua belah pihak menyampaikan secara lisan komitmen untuk tidak mengulangi permusuhan. Polres Kotabaru kemudian menyampaikan edukasi mengenai dampak hukum tawuran, pentingnya menjaga nama baik keluarga, serta peran positif remaja dalam masyarakat.

Kapolres juga menegaskan bahwa patroli rutin dan pemantauan area rawan akan terus digencarkan. “Kami imbau rekan-rekan remaja untuk menjauhi konflik dan memanfaatkan waktu untuk hal-hal produktif. Bagi yang masih sekolah, utamakan belajar; bagi yang bekerja, tingkatkan keterampilan,” tambahnya.

Langkah ini menunjukkan pendekatan humanis Polres Kotabaru dalam menyelesaikan konflik remaja, sekaligus memberikan efek jera edukatif yang diharapkan mampu mencegah kejadian serupa di masa depan.

(Humas Polres Kotabaru)




Polres Kotabaru Gagalkan Rencana Tawuran Antar Kelompok Remaja di Tirawan

Polres Kotabaru Polda Kalsel _

Polres Kotabaru bersama warga masyarakat dan aparat desa berhasil menggagalkan rencana tawuran antar kelompok remaja yang terjadi pada Minggu (20/4/2025) sekitar pukul 00.30 WITA di lapangan bola Desa Tirawan, RT 02, Kecamatan Pulaulaut Sigam.

Sebelumnya, Polres Kotabaru menerima laporan dari warga bahwa akan terjadi perkelahian antar dua kelompok remaja, yakni kelompok Sei Taib dan kelompok Rampa Baru. Informasi menyebutkan bahwa kedua kelompok telah sepakat untuk melakukan perkelahian di lokasi tersebut.

Sekitar pukul 23.00 WITA, warga Desa Tirawan bersama Babinsa setempat terlebih dahulu membubarkan para remaja yang telah berkumpul di lokasi. Tak lama berselang, personel Polres Kotabaru yang terdiri dari piket Pawas dan piket fungsi tiba di lokasi dan mengamankan sebanyak 23 orang remaja berikut 12 unit sepeda motor yang digunakan untuk berkumpul.

Sebagian besar dari remaja yang diamankan diketahui masih berstatus pelajar. Mereka kemudian dibawa ke Mapolres Kotabaru untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut.

Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan Babinsa yang telah cepat tanggap mencegah potensi keributan. “Kami berterima kasih atas peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi dan turut membantu mencegah terjadinya aksi kekerasan antar kelompok remaja. Kami imbau para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya,” ujarnya.

Saat ini, Polres Kotabaru terus melakukan patroli rutin di wilayah-wilayah yang rawan potensi gangguan kamtibmas serta melakukan pendekatan kepada para pelajar untuk mencegah aksi serupa di kemudian hari.

(Humas Polres Kotabaru)




Jelang Peringatan Jumat Agung Sat Samapta Polres Kotabaru Sterilisasi Sejumlah Gereja

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Menjelang peringatan Jumat Agung yang dirayakan umat Kristiani, Satuan Samapta Polres Kotabaru melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kabupaten Kotabaru. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (18/4/2025) pagi guna memastikan keamanan dan kenyamanan jemaat selama beribadah.

Dipimpin oleh Kanit Dalmas IPDA Madya Henry.S. dan Kanit Pam Obvit AIPTU Joni Damanik, operasi sterilisasi melibatkan enam personel yang menyisir tiga gereja, yakni Gereja GKE di Jalan M. Alwi, Gereja GPIB di Jalan Veteran, serta Gereja GPDI di Simpang Irama Kotabaru.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan gereja steril dari bahan-bahan berbahaya yang dapat mengganggu ibadah jemaat,” ujar IPTU Agus Riyanto Kasi Humas Polres Kotabaru.

Sterilisasi ini merupakan bagian dari langkah antisipatif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di tempat-tempat ibadah selama perayaan hari suci umat Kristiani.

*(Humas Polres Kotabaru)*