PT. Minamas Plantation Selabak Estate Sungai Durian Tanam Jagung Hibrida Seluas 2 Hektar Dukung Ketahanan Pangan

Polres Kotabaru Polda Kalsel_ Pada Sabtu, 22 Februari 2025, PT. Minamas Plantation Selabak Estate menggelar kegiatan penanaman jagung serentak seluas 1 juta hektar di Desa Manunggul Lama, Kecamatan Sungai Durian. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Polsek Sungai Durian, Polsek Pamukan Utara, Dinas Kehutanan Kalsel, dan manajemen perusahaan.

Kegiatan ini bertujuan mendukung peningkatan produksi pangan nasional dan program swasembada pangan 2025. Area tanam seluas 2 hektar dengan jenis jagung hibrida. Turut hadir Kapolsek Pamukan Utara IPTU Charles Panggabean, Aipda Bambang Karnadi (wakil Kapolsek Sungai Durian), dan perwakilan KPH Sengayam, Juliman.

Dalam sambutannya, perwakilan Polres Kotabaru menyampaikan komitmen penuh dalam mendukung upaya ketahanan pangan di wilayah tersebut. Kapolsek Pamukan Utara, IPTU Charles Panggabean, menegaskan bahwa Polres Kotabaru siap memberikan pengamanan dan pendampingan dalam kegiatan pertanian ini untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan program. Selain itu, Polres Kotabaru juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan bahwa kegiatan ini dapat berjalan tanpa gangguan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Acara berlangsung lancar dengan susunan pembukaan, sambutan, doa, penanaman serentak, dan penutup. Diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian dan mendukung terwujudnya ketahanan pangan di tingkat nasional. (Humas Polres Kotabaru).

#swasembadapangan #ketahananpangan #polrimendukungketahananpangan #polisicintapetani #Kotabaru #kalsel




PT. Laguna Mandiri (Minamas) Gelar Penanaman Jagung Hibrida di Lahan Seluas 2 Hektar Dukung Ketahanan Pangan

Polres Kotabaru Polda Kalsel _PT. Laguna Mandiri (Minamas), salah satu perusahaan agribisnis terkemuka di Indonesia, menggelar kegiatan penanaman jagung hibrida di lahan seluas 2 hektare di Desa Bepara, Kecamatan Pamukan Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 22 Februari 2025, sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan upaya mencapai swasembada pangan pada tahun 2025.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan kepolisian, dinas kehutanan, manajemen PT. Laguna Mandiri (Minamas), serta kepala desa setempat. Kehadiran Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., yang diwakili oleh Kapolsek Pamukan Utara, IPTU Charles Panggabean, dan perwakilan Kapolsek Sungai Durian, menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Polres Kotabaru siap memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan pertanian serta mendorong sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, perwakilan PT. Laguna Mandiri (Minamas) menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk berkontribusi dalam meningkatkan produksi pangan nasional. Penanaman jagung hibrida dipilih karena potensinya yang tinggi untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk turut serta dalam upaya mencapai swasembada pangan.

Kepala Desa Bepara menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk memberdayakan masyarakat desa. “Kami sangat berterima kasih kepada PT. Laguna Mandiri (Minamas) dan semua pihak yang terlibat. Ini adalah langkah positif untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan petani di desa kami,” ujarnya.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Polres Kotabaru, menunjukkan kolaborasi yang kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan, tetapi juga untuk memperkuat hubungan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan produksi jagung di daerah Kotabaru akan meningkat, sehingga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut serta dalam mendukung program swasembada pangan.

(Humas Polres Kotabaru)

#swasembadapangan #ketahananpangan #polrimendukungketahananpangan #polisicintapetani #Kotabaru #kalsel




Kapolda Kalsel Serahkan Hewan Sapi dan Kerahkan 860 Personel Pengamanan Haul ke-5 Guru Zuhdi

Banjarmasin _Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyerahkan hewan sapi dalam rangka memperingati Haul ke-5 KH. Ahmad Zuhdiannor atau yang dikenal sebagai Guru Zuhdi.

Hewan sapi yang diserahkan Kapolda Kalsel didampingi Dir Intelkam Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K., M.H., Kabid Propam Kombes Pol Drs. Djaka Suprihanta, S.H., M.Hum., dan Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. tersebut diterima langsung oleh KH. Muhammad As’aduddin atau Guru As’ad, selaku adik kandung almarhum Guru Zuhdi di Halaman Kubah Makam Guru Zuhdi, Masjid Jami Banjarmasin, Jumat (21/2/2025).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, dalam keterangan Kapolda Kalsel menyampaikan penyerahan sapi ini merupakan bentuk kebersamaan Polda Kalsel bersama Jajaran kepada Tokoh-tokoh Ulama yang ada di Kalimantan Selatan.

Selain itu penyerahan sapi untuk Haul Guru Zuhdi ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan penghormatan terhadap jasa-jasa Guru Zuhdi, seorang ulama kharismatik yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

“Ada satu ekor sapi jenis limousine yang diserahkan pada hari ini, dan dalam kegiatan keagamaan ini, Polda Kalsel juga mengerahkan 860 personel untuk mengamankan pelaksanaan Haul Guru Zuhdi ke-5,” ucap Kapolda Kalsel.

Ratusan personel pengamanan Haul ke-5 Guru Zuhdi rencananya akan digelar pada 25 Februari 2025 di Kubah Makam Guru Zuhdi, Masjid Jami, Banjarmasin.

Kapolda menjelaskan bahwa pengamanan ini dilakukan untuk memastikan acara berlangsung dengan lancar dan tertib. “860 personel yang dikerahkan dari Polda Kalsel dan akan dibantu juga oleh anggota TNI, Satpol PP, dan relawan,” ujarnya.

Selain pengamanan, Polda Kalsel juga menyiapkan sejumlah skenario antisipasi, termasuk pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi acara. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan dan memastikan kelancaran arus kendaraan.

“Polda Kalsel dan jajaran tidak hanya mengerahkan personel pengamanan, namun juga melakukan rekayasa lalu lintas tentunya dengan lebih dahulu melaksanakan sosialisasi terhadap masyarakat sebelum dilakukan rekayasa lalu lintas,” terang Kapolda Kalsel.

Kapolda dalam kesempatan ini juga menghimbau masyarakat para jemaah Haul Guru Zuhdi agar melaksanakan kegiatan dengan tertib, aman, dan nyaman, sehingga pelaksanaan Haul dapat berjalan dengan lancar.

Guru As’ad, selaku perwakilan keluarga Guru Zuhdi, mengucapkan terimakasih atas kepedulian Kapolda Kalsel dan seluruh jajaran kepolisian. “Hewan sapi ini sangat berarti bagi kami dan akan digunakan untuk kepentingan acara haul, mudah-mudahan ini menjadi keberkahan bagi mereka, dan mudah-mudahan Allah SWT selalu melindungi kita dalam menjalankan semua tugas kita,” ucapnya.

Beliau menambahkan, mudah-mudahan kita semua dalam keadaan selamat dunia dan akhirat. “Sekali lagi, ulun mewakili keluarga Guru Zuhdi dan masyarakat sekitar mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Kalsel dan jajaran diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas untuk masyarakat,” harap Guru As’ad.

Haul ke-5 Guru Zuhdi yang akan berlangsung pada 25 Februari 2025 diperkirakan akan dihadiri oleh ribuan jamaah dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan dan sekitarnya. Acara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat untuk mengenang jasa dan perjuangan Guru Zuhdi dalam bidang keagamaan.

Guru Zuhdi, yang wafat pada tahun 2020, dikenal sebagai ulama yang gigih dalam berdakwah dan membina umat. Peringatan haul tahun ini menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan dan keteladanan beliau dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis di Kalimantan Selatan.




Kelompok Tani Rukun Makmur Hampang Sukses Panen Jagung Seluas 15 Hektar di Desa Peramasan 2×9 Kotabaru

Polres Kotabaru Polda Kalsel_Kelompok Tani Rukun Makmur berhasil melakukan pemanenan jagung seluas 15 hektar pada lahan satu juta hektar di Desa Peramasan 2×9, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, pada bulan Februari 2025. Jagung yang dipanen tersebut merupakan hasil penanaman yang dilakukan pada bulan Oktober 2024, menggunakan bibit unggulan jenis Maxxi. Pasca panen ini, kelompok tani berencana untuk segera melakukan penanaman kembali pada bulan ini guna memaksimalkan produktivitas lahan.

Meski hasil panen kali ini dinilai memuaskan dan sesuai target, kelompok tani masih menghadapi kendala dalam pengelolaan pasca panen. Salah satu anggota kelompok tani Rukun Makmur mengungkapkan bahwa tingginya curah hujan saat ini menjadi tantangan tersendiri. “Kami membutuhkan mesin pengering atau oven yang lebih memadai. Mesin pengering yang kami miliki saat ini memiliki kapasitas 10 ton dan 6 ton, namun belum cukup untuk menangani panen raya jagung. Selain itu, oven yang ada masih menggunakan bahan bakar solar dari genset, sehingga boros dan belum teraliri listrik dari PLN,” ujarnya.

Kelompok tani berharap adanya dukungan dari Dinas terkait maupun pihak lain untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut, terutama dalam hal penyediaan mesin pengering yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kapolsek Hampang, IPTU Cuncun Subartono, S.H., menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan kesuksesan Kelompok Tani Rukun Makmur dalam melakukan panen jagung seluas 15 hektar dengan hasil yang memuaskan. “Kami sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh Kelompok Tani Rukun Makmur. Mengenai kendala mesin pengering, kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan pihak lainnya untuk mencari solusi terbaik,” ujar Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek Hampang menegaskan komitmen Polsek Hampang untuk terus mendampingi dan memotivasi para kelompok tani dalam berpartisipasi aktif mendukung program ketahanan pangan nasional melalui budidaya tanaman jagung. “Kami akan terus mengawal dan memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dan produktif dalam berkontribusi untuk ketahanan pangan nasional,” tambahnya.

Keberhasilan panen jagung ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya di wilayah Kabupaten Kotabaru untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan sarana dan prasarana pertanian yang memadai.

(Humas Polres Kotabaru).




Kawasan Perhutani di Hampang Siapkan Lahan Produktif 150 Ha untuk Masyarakat Tanam Jagung

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Kawasan Perhutani di Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, menyiapkan lahan produktif seluas 150 hektar (Ha) untuk dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Lahan tersebut terletak di Desa Peramasan 2×9 dan dikelola oleh Kelompok Tani Rukun Makmur. Dari total 150 Ha, sebanyak 55 Ha telah dimanfaatkan untuk penanaman jagung dengan berbagai tahapan pertumbuhan.

Menurut laporan, 15 Ha lahan ditanami jagung pada 21 Januari 2025, sementara 15 Ha yang ditanam pada Oktober 2024 telah berhasil dipanen. Selain itu, 10 Ha yang ditanam pada Desember 2024 kini berusia 85 hari, 5 Ha berusia 65 hari, dan 10 Ha lainnya sedang dipersiapkan untuk penanaman kembali pada 20 Februari 2025.

Jenis bibit jagung yang digunakan adalah Bibit Maxxi. Untuk penanaman seluas 50 Ha, dibutuhkan sekitar 750 kg bibit jagung dan 25 ton pupuk. Saat ini, penyediaan bibit dan pupuk masih dilakukan secara swadaya oleh Kelompok Tani Rukun Makmur. Namun, dengan keterlibatan Polsek Hampang, diharapkan kebutuhan tersebut dapat terpenuhi untuk memaksimalkan hasil panen.

Kapolsek Hampang, IPTU Cuncun Subartono, S.H., menyatakan komitmennya untuk mendukung para petani dalam merawat dan memelihara tanaman. “Kami akan selalu memberikan motivasi dan dorongan kepada anggota kelompok tani agar hasil panen sesuai target. Untuk masalah kekurangan bibit dan pupuk, kami akan berkoordinasi dengan Dinas terkait dan pihak lainnya untuk mencari solusi,” ujar Cuncun.

Program pemanfaatan lahan produktif ini merupakan bagian dari inisiatif Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan memanfaatkan lahan tersebut, diharapkan produksi jagung dapat meningkat, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Polsek Hampang dan Dinas terkait, diharapkan dapat memastikan keberlanjutan program ini. Masyarakat Desa Peramasan 2×9 pun optimis bahwa upaya kolaboratif ini akan membawa hasil yang memuaskan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah mereka.

(Humas Polres Kotabaru)




Tanaman Jagung Pada Lahan Sejuta Hektar di Desa Peramasan 2×9 Hampang Kotabaru Tumbuh Subur

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Kotabaru, 17 Februari 2025 – Tanaman jagung di Desa Peramasan Dua Kali Sanga, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Jagung yang ditanam secara serentak pada program penanaman jagung sejuta hektar pada 21 Januari 2025 lalu, kini telah tumbuh subur dengan ketinggian merata sekitar 40 -50 cm. Lahan seluas 15 hektar yang ditanami menggunakan bibit unggul Maxxi tersebut telah menjalani pemupukan tahap pertama, menandai langkah awal menuju panen yang sukses.

Pengelolaan tanaman jagung ini dilakukan oleh Kelompok Tani Rukun Makmur, yang berkolaborasi dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Hampang. Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, dengan memanfaatkan lahan produktif untuk budidaya jagung.

Kapolsek Hampang, IPTU Cuncun Subartono, S.H., menyatakan komitmennya untuk terus memberikan motivasi dan dorongan kepada anggota kelompok tani dalam merawat dan memelihara tanaman. “Kami akan selalu mendukung para petani agar hasil panen sesuai target. Untuk masalah kekurangan pupuk yang selama ini dihadapi, kami akan berkoordinasi dengan Dinas terkait dan pihak lainnya untuk mencari solusi,” ujar Cuncun.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan memanfaatkan lahan produktif, diharapkan produksi jagung dapat meningkat, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Polsek Hampang dan Dinas terkait, diharapkan dapat memastikan keberlanjutan program ini. Masyarakat Desa Peramasan Dua Kali Sanga pun optimis bahwa upaya kolaboratif ini akan membawa hasil yang memuaskan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah mereka.

(Humas Polres Kotabaru).




Aiptu Yoyok Bhabinkamtibmas Kunjungi Bpk. Sulaiman, Pemilik Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Tirawan: Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional, Aiptu Yoyok Suprayitno, Bhabinkamtibmas Desa Tirawan, bersama rekannya Brigka Abdul Halim dari Polsek Pulau Laut Utara, melakukan kunjungan ke rumah Bpk. Sulaiman, warga RT.01 Desa Tirawan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru. Kunjungan ini berlangsung pada Minggu, 16 Februari 2025, pukul 10.00 WITA.

Bpk. Sulaiman, yang merupakan salah satu warga binaan Aiptu Yoyok, dikenal sebagai sosok inspiratif di desanya. Ia telah memanfaatkan pekarangan rumahnya seluas 500 meter persegi untuk menciptakan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). Di lahan tersebut, Bpk. Sulaiman menanam berbagai jenis tanaman pangan, seperti singkong, sawi, selada, dan mentimun. Upayanya ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarganya, tetapi juga menjadi contoh nyata bagi warga sekitar tentang pentingnya memanfaatkan lahan kosong untuk kegiatan produktif.

Dalam kunjungan tersebut, Aiptu Yoyok memberikan apresiasi dan motivasi kepada Bpk. Sulaiman serta warga lainnya. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif untuk menanam sayuran dan tanaman pangan lainnya. “Pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah, kita tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” ujar Aiptu Yoyok.

Selain itu, Aiptu Yoyok juga mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan lahan kosong di sekitar rumah sebagai lahan produktif. Menurutnya, hal ini tidak hanya bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian rumah tangga. “Jika dikelola dengan baik, hasil dari pekarangan pangan ini bisa dijual atau diolah menjadi produk bernilai tambah. Ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga,” tambahnya.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program Bhabinkamtibmas dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa. Aiptu Yoyok berharap, inisiatif seperti yang dilakukan Bpk. Sulaiman dapat menjadi inspirasi bagi warga lainnya. “Kami berharap program ini dapat memberikan hasil yang baik dan bermanfaat bagi warga, serta mampu meningkatkan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan keluarga,” ucapnya.

Keberhasilan Bpk. Sulaiman dalam mengelola Pekarangan Pangan Bergizi juga mendapat perhatian dari pihak pemerintah desa. Mereka berencana untuk menjadikan program ini sebagai model percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Kotabaru. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program ketahanan pangan ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

(Humas Polres Kotabaru)




Kasat Binmas Polres Kotabaru Kunjungi Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Batuah, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Polres Kotabaru Polda Kalsel_ Pada hari Sabtu, 15 Februari 2025, pukul 09.00 WITA, Kasat Binmas Polres Kotabaru IPTU Mujiyanto bersama dua stafnya melakukan kunjungan ke lokasi Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik Bapak Syarifuddin yang memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk bertanam sayuran jenis selada dengan cara hidroponik di RT.06 RW.03, Desa Batuah, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru.

Selain mempererat hubungan dengan warga, kunjungan ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional. IPTU Mujiyanto memberikan dukungan dan motivasi kepada masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif dengan menanam sayuran. Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, mewujudkan ketahanan pangan menjadi langkah penting untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Binmas juga mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan lahan kosong di sekitar rumah sebagai lahan produktif. Menurutnya, hal ini tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga berpotensi memberikan nilai ekonomis bagi keluarga. “Kami berharap program ini dapat memberikan hasil yang baik dan bermanfaat bagi warga, serta mampu meningkatkan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan keluarga,” ujar IPTU Mujiyanto.

(Humas Polres Kotabaru )
———————————




Tokoh Agama Papua: Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi Masa Depan Anak-Anak Papua

*Jayapura –* Sekretaris Sinode Gereja Kemah Injil Masehi Kingmi Indonesia di Tanah Papua, Pdt. DR. Yones Wenda, mengimbau seluruh masyarakat Papua untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program ini sangat penting bagi anak-anak Papua untuk meningkatkan gizi dan kesehatan mereka dalam menunjang pendidikan di sekolah.

“Jika anak-anak kita mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), manfaatnya luar biasa. Gizi mereka akan lebih baik dan mereka akan lebih sehat untuk menjalani pendidikan di sekolah,” ujar Pdt. DR. Yones Wenda, Sabtu/15/2.2025.

Ia juga menekankan bahwa program ini sangat membantu keluarga Papua yang memiliki keterbatasan ekonomi. Dengan adanya MBG, pemerintah memberikan perhatian khusus untuk meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka.

“Kami dari tokoh agama Papua sangat mendukung program pemerintah terkait Makan Bergizi Gratis ini. Ini adalah langkah positif yang harus terus dijalankan demi masa depan anak-anak kita,” lanjutnya.

Terkait adanya aksi penolakan terhadap program MBG, Pdt. DR. Yones Wenda menegaskan bahwa aksi tersebut bukan representasi seluruh masyarakat Papua, melainkan hanya dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. Ia berharap pemerintah tetap melanjutkan program ini demi kesejahteraan generasi muda Papua.

“Ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang ingin menolak program ini, tetapi itu bukan suara seluruh masyarakat Papua. Kami, sebagai tokoh agama, berharap pemerintah tetap melanjutkan program Makan Bergizi Gratis demi kebaikan anak-anak kami di Papua,” tegasnya.




Resmikan Irigasi di Kulonprogo, Kapolri Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Kulonprogo – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meresmikan pembangunan jalan dan saluran irigasi serta menyerahkan bantuan sosial dalam kegiatan yang berlangsung di Bulak Sawah, Kelurahan Garongan, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (15/2/2025).

Dalam sambutannya, Kapolri menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai pendukung peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Tadi kita meresmikan pembangunan jalan yang tentu masuk ke wilayah pertanian, serta irigasi. Harapannya, infrastruktur ini bisa bermanfaat membantu para petani, khususnya di Desa Garongan, agar lebih produktif,” ujar Kapolri.

Kapolri menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen, sekaligus menjadikan Desa Garongan sebagai salah satu lumbung padi utama di wilayah Kulonprogo.

“Dengan perbaikan saluran irigasi dan jalan menuju area persawahan, kita harapkan Desa Garongan bisa menjadi wilayah yang memiliki surplus produksi padi. Ini tentu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” jelasnya.

Selain meresmikan infrastruktur, Kapolri juga menyerahkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran kepolisian daerah, pemerintah setempat, serta masyarakat yang antusias menyambut pembangunan infrastruktur yang diharapkan membawa manfaat jangka panjang bagi daerah mereka.