Direktorat Reskrimsus Polda Kalsel Ungkap Tindak Pidana Pembuangan Limbah Medis B3 di Kertak Hanyar

Banjarbaru _Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil mengungkap kasus tindak pidana dumping atau pembuangan limbah medis B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) ke media lingkungan. Kejadian tersebut terjadi di Desa Belayung Baru, Komplek Viland Mahantas, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangan persnya, Jumat (2/5/2025), Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. diwakili Wadir Reskrimsus Polda Kalsel AKBP Riza Muttaqin, S.I.K., S.H., M.Med.Kom., menjelaskan kasus ini terungkap pada Senin (28/4/2025) pukul 11.30 WITA saat anggota Unit 3 Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kalsel melakukan penyelidikan pembuangan limbah B3 / limbah medis yang terjadi di Komplek Viland Mahantas.

Lebih lanjut disampaikan AKBP Riza Muttaqin bahwa, semua limbah medis B3 tersebut diletakkan oleh Sdr. F alias A yang merupakan penjaga perumahan tersebut di 2 lokasi yang berdekatan, yakni dilahan kosong seluas 5 x 13 m dengan barang bukti yang ditemukan berupa 18 dus limbah B3 medis, dan di lokasi kedua dengan luas 4 x 12 m tepatnya di samping Pos Jaga Perumahan ditemukan limbah B3 medis sebanyak 30 dus yang ditutup menggunakan
terpal warna biru.

“Limbah B3 medis tersebut diterima Sdr. F alias A dari supir mobil box yang tidak dikenalnya sekitar bulan September 2024 lalu,” terang Wadir Reskrimsus AKBP Riza Muttaqin.

Beliau pun menjelaskan modus operandi yang digunakan pelaku yaitu melakukan penyalahgunaan pengelolaan limbah B3 medis yang berasal dari seseorang/supir truk box yang tidak dikenal oleh penanggung jawab dengan cara menaroh di lahan gambut (rawa) dan dengan ditutup terpal warna biru.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas dari dua lokasi tersebut yakni 48 buah kardus berisikan Limbah B3 medis dan 1 klip plastik bertulisan RSUD Pulang Pisau.

Limbah B3 medis yang diamankan berupa Toples kecil bekas untuk pengecekan urine, Salep mata Chloramphenicol -1%, Sodium Chloride Infus Intravena 0,9 % 500ml, Botol kaca berisikan Ceftazidime Pentahydrate, Sarung tangan medis bekas, Botol kaca berisikan Ampicilin Sodium, Alat suntik bekas lengkap dengan jarumnya, Aqua Proinjeksi 20 ml, Kemasan obat Etanyl Fentanyl Citrate, Kantong darah, Sodium Chloride 0,9 % 100ml, Botol Hand sanitizer, Botol kaca Cefotaxime Sodium, Botol kaca paracetamol 100ml, Masker medis bekas, Kemasan alat suntik, Botol tetes telinga Phenol Glycerol 10% 5ml, dan Botol kaca Cefotaxime Sodium.

Wadir Reskrimsus Polda Kalsel AKBP Riza Muttaqin mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan pembuangan limbah B3 / limbah medis seperti yang terjadi dilingkungan Komplek Viland Mahantas ini dengan menghubungi hotline 110 atau dapat melaporkan ke personel Ditreskrimsus Polda Kalsel / kekantor kepolisian terdekat.

Dalam Press Release yang digelar Ditreskrimsus Polda Kalsel dilokasi kejadian, turut hadir Wadir Reskrimsus Polda Kalsel, Kasubbid PID Bid Humas Polda Kalsel, Kanit 3 Subdit IV Ditreskrimsus Polda Kalsel, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Ketua RT setempat.




Polres Kotabaru Galakkan Program Pekarangan Pangan Bergizi Wujudkan Ketahanan Pangan

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berkomitmen mendukung ketahanan pangan melalui program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B)

Pada Sabtu (3/5/25), Kapolsek Pulau Laut Tengah AKP Hari Saputra bersama Bhabinkamtibmas AIPDA Wayan Agus Mulyono selaku Polisi Penggerak P2B turun langsung ke Desa Selaru, Kecamatan Pulau Laut Tengah, untuk memantau dan memberikan pendampingan kepada warga yang telah memanfaatkan pekarangan rumahnya sebagai sumber pangan

🌿 Abdul Sani, telah menyulap pekarangan seluas 150 m² menjadi kebun sayur dengan sistem hidroponik.

💡 *AKP Hari Saputra menekankan pentingnya pemanfaatan lahan kosong untuk meningkatkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. *”Program ini tidak hanya mendorong kemandirian pangan, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang hijau dan produktif,”* jelasnya.

👩‍🌾 “Senang dapat pendampingan Polri, kami merasa lebih aman dan termotivasi!” – Abdul Sani.

Semoga inisiatif ini menginspirasi warga lain untuk menciptakan swasembada pangan lokal!

📸 Humas Polres Kotabaru




Jaringan Judi Online Bertaraf Internasional Dibongkar, Polisi Amankan Rp75 Miliar

Jakarta_Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim berhasil mengungkap jaringan besar judi online yang diduga melibatkan ribuan rekening dan aktor lintas negara. Berdasarkan laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), ditemukan 5.885 rekening yang dicurigai terlibat dalam aktivitas judi online. Dari penyelidikan tersebut, Polri telah menyita uang sebesar Rp61 miliar dari 164 rekening, sementara ribuan rekening lainnya masih dalam proses pemblokiran dan penyelidikan lebih lanjut.

“ Total nilai uang yang berhasil disita dalam kasus ini mencapai Rp75 miliar. Selain penyitaan, Dittipidsiber juga telah menangani 17 berkas perkara, dua di antaranya sudah memperoleh putusan hukum dari pengadilan. “ Jelas Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada.

Pengungkapan besar ini juga berhasil menguak jaringan judi online yang beroperasi melalui situs h55.hiwin.care. Penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka berinisial DH pada 13 Maret 2025 di Kabupaten Bandung. Penyidikan berkembang dan mengarah pada penangkapan tiga pelaku lain pada 30 April 2025, yaitu AF di Bogor, RJ di Jakarta Utara, dan QR di Cengkareng, Jakarta Barat. Menariknya, tersangka QR merupakan warga negara asing asal Cina yang diduga menjadi otak di balik operasional situs judi tersebut. Dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan berbagai barang bukti seperti handphone, kartu ATM, serta uang tunai sebesar Rp14 miliar. Saat ini, seluruh tersangka ditahan di Rutan Bareskrim Polri untuk proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan pasal-pasal berat, termasuk Undang-Undang ITE, KUHP, UU Transfer Dana, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dengan ancaman hukuman maksimal hingga 20 tahun penjara.

“ Bahwa perbuatan para tersangka tersebut dijerat Pasal 45 Ayat 3 Jo Pasal 27 Ayat 2 UU ITE dan/atau Pasal 82 dan Pasal 85 UU Transfer Dana dan/atau Pasal 303 KUHP dan Pasal 3,4,5 TPPU dengan ancaman maksimal 20 Tahun Penjara.” Imbuh Komjen Pol Wahyu Widada




Sat Lantas Polres Kotabaru & Polsek Pulau Laut Utara Gelar Jumat Curhat untuk Dengarkan Aspirasi Masyarakat!

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kotabaru bersama Polsek Pulau Laut Utara menggelar kegiatan “Jum’at Curhat” di Pangkalan Ojek Pelabuhan Panjang, Jumat (2/5/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mendengarkan keluhan, masukan, dan saran dari masyarakat terkait kamtibmas serta memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi warga.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Polres Kotabaru, di antaranya:
– KBO Lantas IPTU Ristanto Yulihadi, S.H.
– Kapolsek Pulau Laut Utara AKP Marjoko, S.E., M.M.
– Kanit Regident IPTU Maya Sari, S.E.
– Kanit Turjawali IPTU Sabar Hutagaol
– Anggota Sat Lantas Polres Kotabaru
– Anggota Polsek Pulau Laut Utara

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polri untuk berinteraksi langsung dengan warga. Salah satu keluhan yang mencuat adalah masih adanya pengendara yang menggunakan kenalpot “broong”, yang dinilai mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan.

Menanggapi hal ini, KBO Lantas IPTU Ristanto Yulihadi, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan penindakan tegas terhadap pelanggaran lalu lintas, termasuk penggunaan knalpot tidak standar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan kenalpot broong. Sat Lantas akan terus melakukan pengaturan, patroli, dan penindakan hukum bagi yang melanggar. Masyarakat juga dapat melaporkan keluhan melalui nomor kontak yang telah kami sediakan,” tegasnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga memberikan solusi terkait kemacetan di Pasar Kemakmuran dan Jalan Patimura, dengan menyarankan warga mengikuti arus jalan yang telah ditentukan.

Kegiatan “Jum’at Curhat” ini memiliki beberapa tujuan, antara lain:
1. Menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat Kotabaru.
2. Menerima masukan, kritik, dan keluhan warga untuk perbaikan kinerja Polri.
3. Mempererat hubungan Polri dengan masyarakat melalui edukasi dan pertukaran informasi.
4. Mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
5. Menunjukkan kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat di Kecamatan Pulau Laut Utara.

Melalui program ini, Sat Lantas Polres Kotabaru berkomitmen untuk terus menerima aspirasi masyarakat dan memberikan solusi terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kotabaru,” pungkas Iptu Ristanto Juliadi.

(Humas Polres Kotabaru).




Polres Kotabaru Amankan Kegiatan Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2025

Polres Kotabaru Polda Kslsel–Polres Kotabaru melaksanakan pengamanan kegiatan Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2025 yang berlangsung pada Kamis, 1 Mei 2025, di Lapangan Siring Laut Kotabaru. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 500 buruh dari sembilan federasi serikat pekerja yang ada di Kabupaten Kotabaru dan berlangsung dalam suasana tertib, aman, serta kondusif.

Pengamanan kegiatan dipimpin langsung oleh Padal Kasubbagdalops Bag Ops Polres Kotabaru, AKP Yulius Susanto Tri Prasetyo, dengan melibatkan 95 personel Polres Kotabaru yang disebar di beberapa titik strategis di sekitar lokasi acara. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan untuk menjamin keamanan jalannya kegiatan serta memastikan penyampaian aspirasi para buruh dapat terlaksana dengan damai.

Kegiatan Peringatan May Day tahun ini turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan instansi pemerintah, BPJS, Kadin, dan Apindo. Rangkaian acara diisi dengan sambutan dari berbagai pihak termasuk dari Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., yang dalam pidatonya menegaskan pentingnya semangat May Day sebagai simbol perjuangan hak-hak pekerja serta apresiasi kepada seluruh buruh atas kontribusinya terhadap pembangunan daerah.

“Perayaan May Day ini bukan hanya agenda tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjuangan dan semangat buruh dalam menciptakan kondisi kerja yang lebih baik. Kami mengapresiasi pelaksanaannya yang tertib dan kondusif,” ujar Kapolres.

Acara juga diwarnai dengan penyerahan tumpeng, penyampaian aspirasi buruh, penyerahan draf Raperda Perlindungan Buruh Sawit, serta pembagian doorprize kepada peserta. Dalam kegiatan ini, Polres Kotabaru turut menyumbangkan satu unit mesin cuci sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap para buruh.

Kegiatan ditutup sekitar pukul 12.20 WITA dan selama berlangsung, situasi tetap dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali berkat sinergi antara panitia pelaksana dan pengamanan dari Polres Kotabaru.

(Humas Polres Kotabaru)




Polres Kotabaru Gelar Gladi Pengamanan dan Pengendalian Massa Kesiapan Hadapi Situasi Kontigensi

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Polres Kotabaru melaksanakan gladi pengamanan dan Pengendalian massa dalam rangka kesiapan personil dan peralatan menghadapi situasi kontigensi. Kegiatan latihan ini digelar untuk memastikan personel memahami prosedur pengamanan dan mampu bersikap humanis namun tegas saat pelaksanaan pengamanan nantinya.

Latihan pengamanan ini dipimpin oleh Danton Dalmas Polres Kotabaru, IPDA Madya Hennry Sugiarto, dengan melibatkan sejumlah personel dari satuan pengendalian massa (Dalmas) yang disiapkan untuk mengamankan jalannya kegiatan peringatan Hari Buruh secara tertib dan kondusif.

Wakapolres Kotabaru, KOMPOL Agus Rusdi Sukandar, S.H., S.I.K., M.H., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota yang mengikuti gladi. Ia mengingatkan agar seluruh personel tetap semangat dan menjaga komitmen untuk tidak melakukan pelanggaran saat melakukan pengamanan.

“Terima kasih atas semangat rekan-rekan dalam latihan hari ini. Tetap semangat, dan ingat, jangan sampai ada yang melakukan pelanggaran saat pelaksanaan pengamanan nanti,” pesan Wakapolres.

Dengan dilaksanakannya gladi ini, Polres Kotabaru berharap pengamanan peringatan Hari Buruh dapat berjalan lancar, aman, dan tertib, serta masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan damai.

📸: Humas Polres Kotabaru




Warga Nelayan Ditemukan Meninggal Setelah 3 Hari Pencarian Akibat Tenggelam di Perairan Desa Tanjung Seloka

Polres Kotabaru Polda Kalsel _

**Warga Nelayan Ditemukan Meninggal Setelah 3 Hari Pencarian Akibat Tenggelam di Perairan Desa Tanjung Seloka**

*Kotabaru, 30 April 2025* – Seorang nelayan berinisial Kana (69) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya pada hari Minggu (27/4) dilaporkan hilang di perairan Desa Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru. Jenazah korban ditemukan mengapung di perairan Desa Labuan Mas, sekitar 10 mil dari lokasi kejadian, pada Rabu (30/4/2025) sekitar pukul 02.00 WITA.

*Identitas Korban*
Korban bernama **Kana**, lahir di Sulawesi pada 17 Maret 1956. Pria beragama Islam ini bekerja sebagai nelayan dan berdomisili di Jalan H Kanda RT.009 RW.004, Desa Tanjung Seloka. Jenazahnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh warga sekitar sebelum dievakuasi oleh tim gabungan.

*Proses Penemuan*
Menurut laporan, penemuan korban berawal dari informasi yang disampaikan **Aladin** (30), warga Tanjung Seloka Utara, kepada **Abdur Rasyid** (52), Ketua RT setempat, melalui pesan WhatsApp. Aladin mendapatkan kabar dari **Canci** (40), seorang nelayan di Desa Labuan Mas, yang melihat jenazah korban mengapung di dekat bagan miliknya.

Tim gabungan yang terdiri dari **Polsek Pulau Laut Selatan, Sat Polairud Polres Kotabaru, Basarnas, dan BPBD** segera melakukan evakuasi melalui jalur laut. Proses evakuasi dimulai pukul 02.00 WITA, dan jenazah korban berhasil dibawa ke rumah duka sekitar pukul 05.00 WITA.

*Respons Keluarga dan Pihak Berwajib*
Keluarga korban telah mengonfirmasi identitas jenazah dan memilih untuk tidak melakukan visum atas meninggalnya Kana. Mereka menerima kejadian ini dengan ikhlas.

**Kapolsek Pulau Laut Selatan, IPTU Ramli Aziz**, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah standar, termasuk penerimaan laporan, pemeriksaan TKP, evakuasi, dan koordinasi dengan keluarga.

*Personil Terlibat*
Evakuasi melibatkan berbagai pihak, di antaranya:
– **Polsek Pulau Laut Selatan** (9 personel)
– **Sat Polairud Polres Kotabaru** (2 personel)
– **Basarnas Kotabaru** (4 personel)
– **BPBD Kotabaru** (6 personel)

Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga pesisir untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di laut. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kejadian serupa untuk mempermudah proses pencarian dan evakuasi.

*(Humas Polres Kotabaru)*




Perkuat Sinergi: Sat Binmas Polres Kotabaru Silaturahmi Dengan Ketua PCNU Kab. Kotabaru

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kasat Binmas Polres Kotabaru IPTU Mujiyanto didampingi dua anggotanya melakukan silaturahmi dengan Ketua PCNU Kab. Kotabaru yang baru terpilih, **Dr. Nur Zazin, MA**.

🔹 **Tujuan Kegiatan:**
✔️ Sinergi dengan tokoh agama dalam menjaga Kamtibmas
✔️ Sosialisasi layanan pengaduan masyarakat (Call Center Polri 110)
✔️ Memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat

📍 **Lokasi:** Kantor Kemenag Kotabaru
⏰ **Waktu:** Selasa, 29 April 2025

💬 *”Kolaborasi dengan semua elemen masyarakat penting untuk menciptakan Kotabaru yang aman dan nyaman.”* – Kasat Binmas Polres Kotabaru

#PolriPeduli #SatBinmasKotabaru #Kamtibmas #PCNUKotabaru #PolisiMelayani

📸 *Humas Polres Kotabaru*




Pencarian Hari Ketiga Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Seloka Terus Dilanjutkan

Polres KotabaruPolda Kalsel – Upaya pencarian terhadap Kana (69), nelayan yang diduga tenggelam di perairan Desa Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, memasuki hari ketiga pada Selasa (29/4/2025).

Pagi tadi sekitar pukul 08.30 WITA, bertempat di kawasan Nyiur Melambai Desa Tanjung Seloka, dilaksanakan apel persiapan pencarian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pulau Laut Selatan IPTU Ramli Aziz. Apel juga dihadiri Korlap Basarnas Kotabaru Herry Safitri, Kasi Kedaruratan BPBD Kotabaru M. Fahmi, S.H., Kasi Pemerintahan Pulau Laut Selatan Mansjur, S.E., serta Kades Tanjung Seloka Joko Malis.

Personel yang terlibat dalam apel dan pencarian di antaranya anggota Polsek Pulau Laut Selatan, Pospol Air Tanjung Selayar, Pos AL Tanjung Selayar, Koramil Pulau Laut Selatan, Basarnas Kotabaru, BPBD Kotabaru, dan masyarakat setempat.

Dalam arahannya, IPTU Ramli Aziz mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh tim gabungan serta menekankan pentingnya keselamatan personel, dengan mengingatkan agar selalu menggunakan life jacket selama proses pencarian. Koordinasi teknis pencarian disampaikan oleh Basarnas, yang membagi tim pencari menjadi dua kelompok untuk menyisir perairan dan pesisir menggunakan perahu kecil, dengan tetap memperhatikan prosedur keselamatan.

Pencarian dilakukan di sekitar titik koordinat S 03°53’26.8” E 116°19’45.8”, lokasi ditemukannya perahu korban. Tim di lapangan juga dibekali alat komunikasi seperti radio dan ponsel guna memudahkan koordinasi selama operasi berlangsung.

Kapolsek Pulau Laut Selatan, IPTU Ramli Aziz, menyampaikan bahwa seluruh tim terus berupaya maksimal dan perkembangan situasi akan dilaporkan secara berkala. Pihak keluarga dan warga berharap korban dapat segera ditemukan.

📸: Humas Polres Kotabaru




Persiapkan Panen Raya Serentak Tahap 2: Sinergi Nasional untuk Keberlanjutan Swasembada Jagung 2025

*Jakarta, 28 Mei 2025*-Ketua Satgas Ketahanan Pangan POLRI

Komjen Pol. Dedi Prasetyo selaku Ketua Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan menginstruksikan jajarannya untuk mempersiapkan Panen Raya Serentak Tahap 2 yang akan dilaksanakan pada akhir Mei hingga awal Juni 2025. “Panen ini tidak hanya di lahan binaan POLRI, tetapi juga di lahan jagung milik swasta dan masyarakat yang siap panen dalam waktu bersamaan. Ini adalah momentum untuk memperkuat kolaborasi nasional menuju ketahanan pangan berkelanjutan,dan kesejahteraan petani dengan menjaga HPP sesuai ketentuan Bapanas”tegas Dedi saat memimpin rapat anev satgas ketahanan pangan.

Ketua Gugus Tugas merilis data sejalan dengan survey BPS bahwa Produksi Januari-Maret 2025: Meningkat signifikan dibanding periode sama tahun 2024. Target 2025: Tambahan produksi 4 juta ton jagung.

Langkah Strategis Persiapan Panen Raya Tahap 2 diantaranya :
1. **Pendataan Luas Lahan dan Potensi Hasil Panen**
– **Total Lahan yang Akan Dipanen:** 232.193,97 Ha
– **Monokultur:**
• Mei 2025: 185.690,41 Ha
• Juni 2025: 224,43 Ha
– **Tumpang Sari:**
• Mei 2025: 46.164,63 Ha
• Juni 2025: 114,50 Ha

2. **Koordinasi Penyerapan Jagung Sesuai HPP**
– POLRI menginstruksikan koordinasi intensif dengan Pemda dan Perum BULOG di tingkat kabupaten/kota serta provinsi untuk:
• Menjamin penyerapan jagung petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp5.500/kg.
• Mengidentifikasi dan menyelesaikan kendala distribusi, termasuk pembangunan gudang dan *cold storage* di desa sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

3. **Pengawasan Ketat Harga Jagung di Tingkat Petani**
Satgas Pangan diperintahkan untuk:
– **a.** Mengidentifikasi praktik spekulasi dan penguasaan pasar oleh tengkulak yang berpotensi menurunkan harga.
– **b.** Melakukan pengendalian hukum terhadap pelanggaran pasar yang merugikan petani.
– **c.** Melaksanakan pengawasan rutin di lapangan untuk memastikan HPP Rp5.500/kg tetap terjaga.

4. **Sosialisasi dan Fasilitasi Petani**
– Satgas Pangan akan memperkuat sosialisasi HPP jagung kepada petani.
– Bertindak sebagai fasilitator penghubung antara petani dengan BULOG untuk memastikan penyerapan hasil panen tepat waktu.

Ketua Gugus Tugas Polri Ketahanan Pangan kembali mengingatkan Peran POLRI: Sebagai penggerak, perekat sumber daya, dan penjaga kedaulatan pangan, bukan sebagai petani, pemodal, atau pelaksana teknis.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur logistik seperti gudang dan *cold storage* di pedesaan untuk memperkuat ketahanan pangan. “POLRI dan TNI hadir sebagai penggerak logistik dengan kecepatan eksekusi di lapangan. Ini bukan hanya tentang panen, tetapi juga menjamin ketersediaan pangan saat krisis global,”ujar Komjen Dedi.